Jambi (ANTARA) - Dua Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Povisi Jambi mendesak investor PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) menyelesaikan segera proyek jalan khusus batubara di daerahnya dimana perusahaan ini akan menyelesaikan 108 Kilometer jalan khusus batu bara.

Pemkab tersebut yaitu Batang Hari dan Muaro Jambi dimana dua kabupaten ini memang telah menanggung dampak langsung dari penggunaan jalan umum oleh angkutan batubara sejak beberapa tahun terakhir, mulai dari kemacetan, kerusakan jalan, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan aktivitas ekonomi warga.

Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, Selasa mengatakan pemerintah daerah secara prinsip mendukung investasi yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan mengurangi beban yang harus ditanggung masyarakat dan jalur angkutan batubara di Jambi selama ini banyak menempuh wilayah Muaro Jambi telah menimbulkan berbagai dampak negatif yang signifikan.

"Penyelesaian jalan khusus PT SAS diharapkan nanti bisa mengurai segala permasalahan yang ada," kata Budhi usai rapat pemaparan progres jalan khusus di Kantor Bupati Muaro Jambi belum lama ini.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sangat mendukung investasi yang masuk ke daerah dan meminta PT SAS juga memenuhi segala ketentuan dan mengedepankan kepentingan dan aspirasi dari masyarakat. 

Budhi mencontohkan, dalam rapat pemaparan dengan PT SAS muncul masukan-masukan dari perwakilan masyarakat yang desanya dilewati trase jalan khusus PT SAS. Sejumlah masukan antara lain terkait akses perlintasan di jalur jalan khusus untuk warga menuju kebun maupun ke rumahnya.

Para kepada desa (kades) di Kabupaten Muaro Jambi meminta agar dibangun jalan perlintasan agar warga bisa semakin dekat menuju ke kebun dan rumah mereka mereka dan masukan lain yaitu keterlibatan tenaga kerja lokal serta mitigasi terhadap dampak lingkungan seperti kebisingan dan polusi debu agar tidak menimbulkan permasalahan baru di kemudian hari.

Dia juga menyebut terhadap aspirasi tersebut, pihak PT SAS telah memberikan respons positif dan menyatakan kesiapannya dan mereka juga menyatakan bahwa pembangunan yang dilakukan mengedepankan praktik yang bertanggung jawab dengan minimal dampak lingkungan. 

"Kita berharap PT SAS segera bisa menyelesaikan jalan khusus ini  agar apa yang selama ini jadi permasalahan di Kabupaten Muaro Jambi bisa menemukan titik terang dan jalan keluar," katanya.

Sementara itu Pemkab Batang Hari juga minta PT SAS untuk segera menyelesaikan jalan khusus dan sebelumnya juga menyatakan dukungan percepatan penyelesaian jalan khusus di Kabupaten Batang Hari.

Terlalu banyak dampak negatif yang harus ditanggung masyarakat Kabupaten Batanghari akibat jalan umum masih terus digunakan sebagai jalur angkutan tambang. Hal ini membuat Pemkab Batanghari mendesak agar jalan khusus yang kini sedang dibangun PT SAS untuk segera bisa diselesaikan.

Sekda Kabupaten Batang Hari Mula P Rambe, baru-baru ini juga mengatakan, siap hadir dan berperan jika ada kendala yang dihadapi  PT SAS selama proses pembangunan di wilayah Kabupaten Batang Hari, karena bagaimanapun, percepatan pembangunan jalan khusus untuk kepentingan masyarakat luas.

"Secara aturan jalan khusus menjadi sesuatu yang harus dikejar dan didorong percepatannya, disamping secara ekonomi memang sangat dibutuhkan oleh pemerintah," katanya.

Dukungan terhadap PT SAS, juga berhubungan dengan segala permasalahan yang terkait langsung dengan masyarakat, mulai dari kemacetan yang tidak berkesudahan yang membuat warga menderita, hingga kecelakaan yang telah menelan korban jiwa, serta perekonomian yang ikut terganggu.

Pemkab Batang Hari juga telah mendengar langsung pemaparan manajemen PT SAS, dari progres pembangunan jalan khusus, hingga kendala yang dihadapi. Dalam pertemuan itu, juga dihadiri semua dinas terkait di lingkungan Pemkab Batanghari, desa dan perwakilan masyarakat serta jajaran manajemen PT SAS. Pemda harus mengetahui perkembangannya mengingat kebutuhan jalan khusus sudah kian mendesak khususnya di Kabupaten Batang Hari.

Jalan khusus menjadi sesuatu yang harus dikejar dan didorong percepatan nya. Apalagi untuk membuat jalan khusus, APBD tentu tidak akan sanggup, maka ketika ada swasta yang bersedia, harus dikejar dan didukung.

Pihak PT SAS kata Rambe, dalam pemaparanya juga telah menyampaikan kesiapan mereka untuk menindaklanjuti berbagai masukan dari Pemkab Batang Hari dan Forkopimda serta warga yang hadir, serta berkomitmen menjalankan pembangunan sesuai dengan regulasi yang berlaku. 

Sekedar informasi, PT SAS saat ini sedang membangun jalan khusus sepanjang 108 kilometer, dari mulut tambang di Kabupaten Sarolangun, melewati wilayah Batang Hari, Muaro Jambi hingga ke TUKS di Kota Jambi.

 



Pewarta: Nanang Mairiadi/Rilis
Editor : Nanang Mairiadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026