Kota Jambi (ANTARA) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi mencatat kinerja tiga moda transportasi (darat, laut, dan udara) di Provinsi Jambi selama masa angkutan Lebaran 2026 mencatatkan peningkatan signifikan.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi Benny Nurdin Yusuf, menyatakan bahwa data tersebut dihimpun dari pos koordinasi Provinsi Jambi selaku person in charge (PIC) internal Kementerian Perhubungan.

"Peningkatan mobilisasi moda transportasi terlihat menonjol angkutan laut 157 unit kapal, artinya mengalami peningkatan hingga 391 persen dibanding tahun lalu," kata Benny Nurdin Yusuf di Jambi, Selasa.

Ia menjelaskan disisi jumlah penumpang melalui transportasi laut, untuk kedatangan mencapai 9.549 orang atau naik 98 persen. 

Sedangkan keberangkatan tercatat 162 unit kapal (naik 413 persen) dengan jumlah penumpang 6.354 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Benny menjelaskan sedangkan jasa angkutan darat menggunakan bus selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 di empat terminal tipe A di Jambi mengalami kenaikan.

Berdasarkan rangkuman data, jumlah penumpang berangkat tercatat sebanyak 14.169 orang, naik 28 persen dibandingkan 2025. 

Sementara penumpang datang mencapai 5.200 orang atau naik 22 persen.

Ia menjelaskan, puncak arus mudik di terminal terjadi pada H-6 (15 Maret) dengan 1.377 penumpang, sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+7 (28 Maret) dengan 690 penumpang. 

Terminal Alam Barajo menjadi titik pemberhentian dengan aktivitas tertinggi.

Sementara itu, untuk moda angkutan udara, tercatat 252 kedatangan pesawat dengan 36.484 penumpang termasuk kategori stabil. 

Sedangkan untuk keberangkatan, tercatat 254 penerbangan (naik 3 persen) dengan sebanyak 35.104 penumpang, atau meningkat 6 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

Benny menambahkan, pergerakan masyarakat secara umum masih didominasi kendaraan pribadi.

Berdasarkan data traffic counting, pergerakan sepeda motor mencapai 478.753 unit dan mobil pribadi sebanyak 510.898 unit.

"Terjadi pergeseran pola perjalanan masyarakat seiring beroperasinya Jalan Tol Pijoan–Tempino yang memengaruhi aktivitas di terminal," jelasnya.

Mengenai aspek keselamatan, data Jasa Raharja Wilayah Jambi mencatat selama masa angkutan Lebaran terdapat lima korban meninggal dunia dan 121 luka-luka.

Benny menilai secara umum penyelenggaraan mudik tahun ini berjalan aman.

"Alhamdulillah, angkutan Lebaran 2026 di Jambi berjalan lancar. Ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik," kata Benny.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026