Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat ekosistem digital dengan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, kali ini melalui kompetisi teknisi ponsel dalam ajang ATPJ Championship Indonesia yang digelar di RRI Telanaipura, Kota Jambi, Minggu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman mengatakan kegiatan itu bertujuan agar teknisi ponsel di Jambi mampu bersaing dengan provinsi lain di Indonesia.

"Perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, masyarakat tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi juga harus terlibat dalam rantai industri dan bisnis digital.

Karenanya kegiatan itu dirancang tidak sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan juga sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan.

"Kita jangan hanya menjadi pengguna, tetapi juga harus mampu berperan dalam rantai industri dan bisnis digital," katanya.

Kegiatan ATPJ menghadirkan berbagai agenda edukatif dan sosial seperti seminar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), bakti sosial, jalan santai, donor darah, bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selain itu, sekaligus hiburan rakyat yang menjadi wujud sinergi antara peningkatan kompetensi teknisi dan kepedulian terhadap masyarakat.

Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Jambi tahun 2025 hingga 2029, yaitu "Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029", yang menitikberatkan pada peningkatan daya saing daerah dan produktivitas pada bidang pertanian, perdagangan, industri dan pariwisata.

"Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan dampak luas bagi masyarakat, serta mendorong para peserta untuk berkompetisi secara optimal dan profesional demi meraih hasil terbaik," kata Sudirman.

Pemerintah setempat terus berkomitmen mengembangkan berbagai sektor strategis seperti pertanian, perdagangan, industri, dan pariwisata, sekaligus mendorong penguatan ekosistem usaha rintisan (start-up), inovasi teknologi, serta transformasi digital bagi produk UMKM dan koperasi di wilayah itu.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026