Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mendorong ekspor kopi Kerinci melalui pelabuhan yang ada di Jambi, kata Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah melalui rilis di Jambi, Senin.
"Kedepannya kita harapkan mereka melakukan ekspor lewat pelabuhan Jambi sehingga dapat menambah pendapatan asli daerah," ungkapnya usai pelepasan 20 ton kopi fine robusta asal Kerinci menuju pasar Tiongkok melalui pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara.
Ia menilai, ekspor kopi fine robusta sekaligus menjadi angin segar bagi para petani kopi di Kerinci, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi.
Keberhasilan pengiriman hasil produksi petani Koperasi Agro Forestry, Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya itu menjadi bukti bahwa kopi robusta asal Kerinci memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Selain kualitas yang terus meningkat, kolaborasi antara petani, pemerintah, dan lembaga pendamping menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor perkebunan kopi di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ariansyah menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Wilayah Jambi yang selama ini aktif membina para petani kopi di Kerinci.
Menurutnya, pendampingan tersebut mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas kopi yang dihasilkan hingga mampu menembus pasar internasional.
"Kita mengapresiasi Bank Indonesia wilayah Jambi yang sudah membina para petani meningkatkan produktivitas dan kualitas yang dihasilkan," tutup dia.
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026