Kota Jambi (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Abdullah Sani mendukung dunia ekonomi kreatif muda Indonesia (Dekrafmi) menjadi bagian penggerak utama ekonomi kreatif daerah melalui keterlibatan generasi muda.
Pernyataan itu disampaikan Abdullah Sani saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Dekrafmi Provinsi di Kota Jambi, Sabtu.
"Momentum ini bukan hanya seremonial organisasi, tetapi merupakan titik awal dari sebuah gerakan besar, yakni menguatkan peran generasi muda," kata Wagub.
Menurut Sani ke depan struktur ekonomi tidak lagi bertumpu pada sumber daya alam, tetapi semakin bergeser ke arah kreativitas, inovasi dan teknologi.
Di sinilah posisi strategis Dekrafmi menjadi jembatan antara potensi ide anak muda dengan peluang ekonomi menjadi semakin nyata.
Mengingat Provinsi Jambi memiliki kekuatan besar, mulai dari kekayaan budaya, potensi produk lokal, hingga talenta muda yang kreatif. Atas dasar itu, tantangan ke depan bagaimana seluruh potensi dikelola secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan.
Lanjut dia, saat ini Jambi telah merumuskan berbagai langkah konkret dan berkomitmen dalam mendukung hal tersebut yang terdapat dalam salah satu program prioritas yakni pengembangan ekosistem perusahaan rintisan (Start up).
Inovasi teknologi dan transformasi digital produk UMKM dan koperasi, serta program jaringan majukan Jambi (Pro-Jambi) pada menu Pro-Jambi tangguh dalam bentuk Bantuan modal kerja bagi UMKM/Industri kemampuan rumah tangga, Start up, Milineal, gen z siap kerja hingga bursa kerja berdaya saing.
Untuk itu pemerintah ingin memastikan bahwa keterbatasan permodalan tidak lagi menjadi penghambat bagi anak-anak muda untuk memulai usaha.
Bantuan itu diarahkan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, hingga memperluas akses pasar, termasuk platform digital.
Dirinya berharap organisasi Dekrafmi tidak hanya menjadi wadah berhimpun tetapi mampu menjadi motor penggerak yang aktif dalam mengidentifikasi potensi ekonomi kreatif di setiap kabupaten dan kota.
Sekaligus dapat membina dan mendampingi pelaku usaha muda secara berkelanjutan, mampu membuka akses jejaring pemasaran (pasar digital dan ekspor), serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada ekonomi kreatif.
"Kita membutuhkan organisasi yang tidak hanya kuat di konsep, tetapi juga harus kuat dalam implementasi. Produk-produk lokal Jambi harus naik kelas, tidak hanya sekadar dipasarkan secara konvensional namun juga menjadi produk yang memiliki identitas digital," jelas Wagub Jambi.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026