Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari belum membentuk dan mengelola dana abadi daerah, meski pemerintah pusat telah mengizinkan, Pasalnya kapasitas fiskal daerah Batanghari belum terpenuhi dengan baik.

"Pemkab Batanghari belum melakukan untuk hal itu, meski kebijakan dana abadi ada di Pemda. Dan kita juga harus mendiskusikannya bersama DPRD", Kata Sekda Batanghari M. Azan, Senin (08/06/2022)

Dana Abadi Daerah adalah dana yang bersumber dari APBD yang bersifat abadi dan dana hasil pengelolaannya dapat digunakan untuk Belanja Daerah dengan tidak mengurangi dana pokok.

Untuk saat ini Pemkab Batanghari belum mengarah untuk membentuk dana abadi atau simpanan daerah tersebut.

“Dana ini penting tapi kemampuan daerah yang belum mencukupi, karena dana ini selalu siap dan selalu ada ketika kita membutuhkan,” ujarnya

Sementara itu, Azan menyebutkan untuk dana abadi tersebut sudah dipikirkan Tetapi ia mengakui bahwa pemda belum mampu untuk menyediakan mata anggaran itu. 

"Wajib sebenarnya untuk daerah mempunyai dana abadi itu, tapi kedepannya kita akan membuat dana abadi daerah untuk Pemkab Batanghari," sebutnya

Walaupun nanti tetap dianggarkan artinya Pemda punya catatan bahwa semua kebutuhan sudah tercukupi sehingga baru dapat dialokasikan penganggaran untuk dana abadi.

“Tapi mudah-mudahan kedepannya PAD sudah mencukupi untuk kebutuhan yang mesti wajib dianggarkan baru kita memikirkan penganggaran pola dana abadi daerah,” pungkasnya.

Pewarta: Riski Apriyani
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026