Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menargetkan predikat tertinggi Swasti Saba Wistara dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional 2025.

"Mudah-mudahan Kota Jambi meraih penghargaan Kota Sehat tahun 2025 dengan melalui persyaratan, baik administrasi maupun kesiapan sarana dan fasilitas lainnya," kata Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Selasa.

Pihaknya sudah menerima kedatangan tim verifikasi kabupaten/kota sehat yang melakukan kunjungan ke lapangan untuk menilai kesiapan dan kelengkapan indikator yang diajukan.

Tim verifikasi yaitu Juherman bersama Zainal melakukan kunjungan verifikasi ke sejumlah tempat di Kota Jambi, mulai dari sekolah, kantor Wali Kota dan puskesmas hingga fasilitas perkotaan.

Tim juga mendatangi Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD), tempat pembuangan akhir (TPA), pasar, terminal, tempat ibadah dan beberapa tempat wisata yang tersebar di wilayah setempat.

Maulana berharap verifikasi yang dilakukan tim di lapangan bisa memenuhi persyaratan sehingga predikat Kota Sehat 2025 dapat diraih.

"Kesiapan Kota Jambi untuk verifikasi sudah sangat matang dan dapat dilihat dari pelaksanaan program pembangunan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat secara luas, serta perhatian serius terhadap aspek kesehatan," katanya.

Sementara tim verifikasi lapangan penilaian KKS  Juherman mengatakan kunjungan itu bertujuan memastikan administrasi yang diajukan oleh kabupaten/kota tidak hanya lengkap secara dokumen tetapi juga sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, sehingga penilaian KKS dapat berjalan objektif dan akurat.

"Kami ingin melakukan pengecekan kondisi lapangan secara langsung. Jika kondisi tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan, hasil verifikasi ini akan dilaporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan," kata dia.

Kota Sehat merupakan kondisi kota di mana pemerintah bersama seluruh lapisan masyarakat secara aktif dan berkesinambungan berupaya mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni.

Hal itu dilakukan melalui pembangunan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan dan berorientasi pada kesehatan masyarakat.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026