Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat sistem pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI).

Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Selasa, mengatakan persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian masyarakat merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah daerah.

Pihaknya mengembangkan Program Kampung Bahagia melalui pembentukan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang melibatkan partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah dari tingkat lingkungan.

"Keberadaan OPBM menjadi salah satu solusi efektif dalam mengurangi volume sampah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," katanya.

Sebanyak 70 OPBM swadaya hingga saat ini telah terbentuk yang melayani sekitar 200 Rukun Tetangga (RT) di Kota Jambi.

Menurut dia, program itu menunjukkan penanganan sampah dapat dilakukan secara efektif melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

"Keberhasilan program ini terlihat dari ditutupnya 94 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan TPS liar yang sebelumnya menjadi titik permasalahan lingkungan di berbagai wilayah Kota Jambi," kata Maulana.

Pihaknya juga menargetkan seluruh TPS liar yang masih tersisa dapat dituntaskan pada tahun ini.

Penguatan OPBM juga diarahkan untuk menciptakan ekosistem ekonomi sirkular, yang berkontribusi pada pengurangan pengangguran dan kemiskinan.

Wali Kota Maulana berharap program tersebut dapat meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup dan mendukung kesehatan masyarakat.

Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari dukungan Pemkot Jambi terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"Kami juga mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan, untuk terus bergandeng tangan dan bersinergi guna memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kejayaan negeri," kata Wali Kota Jambi Maulana.



Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026