Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Ratusan penerima Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi telah digraduasi pada 2025.
Sebanyak 267 orang penerima manfaat PKH yang dikeluarkan itu di seluruh kecamatan Kabupaten Batang Hari dari data sebelumnya dengan jumlah 9.306.
Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Batanghari Yusuf di Muara Bulian, Selasa, mengatakan bahwa graduasi ini karena penerima PKH telah mampu mandiri.
"Ini bukti bahwa bantuan PKH efektif meningkatkan taraf hidup masyarakat,"ujarnya.
Graduasi PKH merupakan proses keluarnya keluarga penerima manfaat (KPM) dari kepesertaan program karena telah di anggap mampu secara ekonomi dan tidak lagi membutuhkan bantuan sosial.
Sementara itu, ia mengatakan pada 2026 pemerintah pusat akan menambah penerima PKH dari daftar tunggu berdasarkan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).
"Nantinya pemerintah pusat akan ambil di daftar tunggu DTSEN pada desil satu sampai empat sesuai ketentuan PKH," ujarnya.
Untuk penerima PKH tersebut mempunyai rincian seperti komponen Sekolah Dasar (SD) sebanyak Rp225.000, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Rp Rp375.000, Sekolah Menengah Atas (SMA) Rp500.000.
Selanjutnya, untuk ibu hamil, Nifas serta balita juga akan mendapatkan bantuan PKH tersebut dengan jumlah sebesar Rp750.000 sedangkan lansia dan disabilitas senilai Rp600.000.
"Bansos PKH itu di salurkan empat tahap dalam setahun,"tutupnya.
