Kabupaten Tanjung Jabung Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, memberikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran dengan menyasar kelompok ibu rumah tangga (IRT), sebagai upaya mitigasi.
"Seluruh masyarakat, terutama ibu-ibu, sudah kita edukasi dan ingatkan melalui camat dan kepala desa hingga ke tingkat RT untuk mengantisipasi kebakaran," kata Bupati Tanjabtim Dillah Hikmah Sari di Muara Sabak, Minggu.
Langkah ini diambil mengingat potensi kebakaran meningkat selama bulan suci Ramadhan, terutama di permukiman padat penduduk dengan konstruksi bangunan kayu.
Menurut dia, kewaspadaan terhadap kebakaran menjadi prioritas karena perubahan pola aktivitas masyarakat di dapur selama Ramadhan.
Risiko kebakaran di permukiman dinilai meningkat signifikan saat warga menyiapkan keperluan sahur dan berbuka puasa.
Bupati menekankan kelompok ibu rumah tangga menjadi fokus utama sosialisasi, karena aktivitas memasak sering kali menjadi titik lengah yang berakibat fatal.
Oleh karena itu, ia menginstruksikan jajaran pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga desa untuk aktif memantau wilayah masing-masing.
"Kami menggerakkan ketua RT untuk memberikan peringatan langsung kepada warga agar disiplin memeriksa kompor, instalasi listrik, dan sumber api lainnya sebelum beristirahat atau meninggalkan rumah," ujarnya.
Karakteristik wilayah Tanjabtim yang didominasi permukiman padat bermaterial kayu menuntut kewaspadaan ekstra. Pengawasan ketat dari level terbawah diharapkan mampu menekan angka kejadian musibah tersebut.
Berdasarkan data Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Tanjabtim, tercatat enam peristiwa kebakaran rumah sepanjang Januari hingga akhir Februari 2026.
Khusus menjelang dan selama Ramadhan, dua peristiwa besar telah melanda empat rumah di Kecamatan Muara Sabak Timur. Peristiwa pertama terjadi pada 20 Februari 2026 di Desa Kota Raja yang menghanguskan satu rumah.
Sementara itu, peristiwa kedua terjadi pada 23 Februari di Desa Lambur Luar yang mengakibatkan tiga rumah non permanen hangus terbakar.
"Kami terus ingatkan masyarakat untuk selalu antisipasi," katanya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026