Kota Jambi (ANTARA) - Polda Jambi melibatkan personel Brigade Mobil (Brimob) untuk disiagakan pada titik yang dinilai rawan di jalur mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah itu.

Langkah itu, guna memberi rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dan balik Lebaran, kata Kapolda Jambi Irjen Krisno H Siregar saat peninjauan arus mudik di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi, Rabu.

"Satuan elite kepolisian itu, turut patroli sekala besar," tegasnya.

Kapolda mengatakan, pasukan Brimob akan bergerak dalam bentuk ikatan regu atau pleton. Tugasnya untuk menjamin ketertiban selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Jambi Kombes Pol M Faishal Aris menambahkan pelibatan personel dalam rangka menyukseskan kegiatan arus mudik dan balik Lebaran.

Pihaknya akan melakukan patroli sekala besar, mengingat satuan Brimob memiliki kemampuan khusus, seperti penjinakan bom (Jibom), antianarki, serta penanganan situasi darurat.

"Kita sebarkan personel dan disiagakan, kita dukung kegiatan mudik," kata Dansat Brimob. 

Dalam Operasi Ketupat 2026, sebanyak 1.709 personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait terlibat dalam pengamanan mudik, perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, libur Lebaran dan arus balik di Provinsi Jambi.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026