Kota Jambi (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Jambi gelar operasi wirawaspada perkuat pengawasan warga negara asing (WNA) di Provinsi tersebut. 

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka penguatan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas Warga Negara Asing (WNA), guna memastikan kesesuaian dengan izin keimigrasian yang dimilik," Kanwil Imigrasi Jambi Petrus Teguh Aprianto melalui rilis di Jambi, Senin.

Menurut dia, pelaksanaan operasi dilaksanakan selama empat) hari, mulai tanggal 7 hingga 10 April 2026, dengan menyasar tujuh perusahaan, dua hotel, satu penginapan atau kost, serta satu lokasi terkait penjamin perorangan dalam konteks perkawinan campuran. 

Kegiatan itu difokuskan pada lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan aktivitas orang asing, meliputi sektor industri, perkebunan, jasa, penginapan, serta titik-titik strategis lainnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan pemeriksaan terhadap keberadaan tenaga kerja asing dan investor asing, serta aktivitas orang asing lainnya di wilayah Provinsi Jambi. 

Selain itu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi juga melaksanakan sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) kepada dua hotel, satu penginapan dan kost, serta empat perusahaan dan satu penjamin perorangan. 

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan serta mendukung optimalisasi pengawasan orang asing secara administratif dan berbasis partisipasi.

Berdasarkan hasil pelaksanaan operasi, tidak ditemukan indikasi pelanggaran keimigrasian di wilayah Provinsi Jambi. 

Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan dan aktivitas warga negara asing secara umum telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pengawasan orang asing. 

"Langkah ini sekaligus merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi," tutup Petrus Teguh. 



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026