Kota Jambi (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Jambi menargetkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi seluas 538 hektare pada 2026 sebagai upaya mendukung program swasembada pangan nasional.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Kota Jambi Amiruddin di Jambi, Rabu, mengatakan peningkatan target LTT merupakan salah satu bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong kenaikan produksi padi di wilayah setempat.
"Kami memiliki target untuk luas tambah tanam seluas 538 hektare dan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya," katanya.
Target itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025 yang ditetapkan seluas 520 hektare.
Luas tambah tanam pada 2025 mencapai 534 hektare atau meningkat sekitar 2,69 persen dari target 520 hektare yang ditetapkan berdasarkan Luas Baku Sawah (LBS) seluas 459 hektare, dengan produktivitas rata-rata 5,6 ton per hektare gabah kering panen.
Menurut dia, sejumlah langkah telah disiapkan untuk memastikan target tersebut dapat tercapai.
Salah satu strategi yang dilakukan Dinas Pertanian adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan baku sawah yang tersedia agar seluruh potensi lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara maksimal guna meningkatkan luas tanam serta mendukung peningkatan produksi padi.
Pihaknya juga mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) pada wilayah tertentu dan percepatan musim tanam guna mempercepat realisasi target luas tambah tanam yang telah ditetapkan.
DPKP secara rutin menggelar rapat koordinasi bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Koordinasi dilakukan untuk memantau perkembangan tanam di lapangan sekaligus mencari solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani.
"Peningkatan target luas tambah tanam pada 2026 juga didorong oleh adanya penambahan tanam padi gogo seluas 8 hektare," kata Amiruddin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kota Jambi targetkan luas tambah tanam padi 538 hektare pada 2026
Pewarta: Agus Suprayitno/Melli AndaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026