Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Menjelang Idul Adha 1443 Hijriyah masyarakat harus lebih waspada dalam memilih hewan ternak yang akan dijadikan qurban.
Hal tersebut karena saat ini mewabah virus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak baik itu sapi kerbau maupun kambing.
"Hewan yang dijadikan qurban harus berada dalam keadaan sehat atau bisa juga dikatakan suci," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari Irwan. Jum'at (27/05)
Irwan juga menjelaskan, untuk memastikan keadaan hewan ternak di wilayah ini dalam keadaan baik petugas dari pemerintah setempat bersama pemerintah provinsi sebelumnya sudah membentuk tim satuan petugas hewan dan telah melakukan pemeriksaan di pasar ternak, karena Batanghari merupakan pasar ternak terbesar sekaligus wilayah lintas antar provinsi.
Dengan demikian, dirinya memastikan hewan-hewan yang ada di Batanghari khususnya berjenis berkaki empat masih dalam kategori baik atau belum ditemukan sama sekali hewan yang terjangkit penyakit tersebut.
"Jika pun ada, pemerintah memastikan akan melakukan penutupan terhadap pasar ternak dan segera melakukan isolasi terhadap hewan yang terpapar dan tidak diizinkan untuk dilakukan penjualan," ujarnya.
