Kabupaten Sarolangun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, Provinsi Jambi, sedang merancang akses wisata ke sejumlah lokasi goa karst (bentang alam bukit bebatuan) yang ada di wilayah itu.
"Banyak goa di Sarolangun saat ini sedang memprioritaskan pengembangan. Kita tentukan dulu yang menjadi prioritas," kata Bupati Sarolangun Hurmin di Kota Jambi, Minggu.
Menurut Hurmin, saat ini pemerintah tengah mengupayakan pembukaan akses jalan rintisan secara bertahap untuk pengembangan sektor wisata susur goa di wilayahnya.
Infrastruktur jalan menjadi bagian penting untuk meningkatkan kunjungan wisata. Meskipun pemerintah dihadapkan persoalan keterbatasan anggaran, kata dia, hal itu tidak berlaku untuk pengembangan potensi wisata susur goa.
"Sebaran goa-goa di Sarolangun jumlahnya cukup banyak, memiliki keunikan masing-masing, sehingga diyakini bisa menarik kunjungan wisata minat khusus," ujarnya.
Ia mencontohkan, gugusan karst Bukit Bulan, Kecamatan Limun. Di lokasi itu terdapat lebih dari dua ratus sebaran goa.
Lokasinya sangat indah, bisa menjadi salah satu destinasi wisata. Goa tersebut memanjang, memiliki sebaran mulut goa yang saling terhubung.
Di dalamnya terdapat aliran sungai alam yang berperan mencukupi kebutuhan masyarakat sekitar.
Saat ini, pengelolaan wisata masih dipegang oleh masyarakat adat setempat, perbukitan karst menjadi rumah bagi satwa dilindungi seperti burung rangkong badak dan habitat bagi berbagai jenis tanaman hias Anggrek.
Selain itu, ada pula Bukit Tamulun, salah satu bukit bebatuan yang menjulang tinggi yang berlokasi di Desa Berkun, Kecamatan Limun.
Pemerintah daerah akan merancang kegiatan untuk menarik wisatawan berkunjung ke kawasan bukit karst tersebut.
"Pemerintah akan melihat goa yang mana menjadi prioritas pengembangan, setelah itu kita akan garap. Termasuk membuat acara untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sarolangun," kata Hurmin.
