Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris meminta petugas Kebun Binatang Taman Timba Jambi melakukan perawatan satwa secara maksimal terutama terkait kesehatan dan asupan gizinya.
"Apapun yang sudah masuk ke kebun binatang harus dirawat dengan baik oleh petugas, makanya kesehatannya jaga betul," kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi, Ahad.
Menanggapi tambahan koleksi harimau benggala (Panthera tigris tigris) dan singa afrika (Panthera leo), ia mengapresiasi kedatangan satwa tersebut.
Menurut dia, tambahan satwa tersebut bisa menambah wawasan serta hiburan masyarakat yang datang berkunjung ke Taman Rimba Jambi.
Petugas memiliki kewajiban menjaga, merawat, dan melakukan pembinaan terhadap semua satwa yang menjadi koleksi.
"Ketika ini bernilai hiburan, dibina oleh pengurus," katanya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Rumusdar memastikan satu satwa berupa harimau benggala yang telah berada di Kebun Binatang Taman Rimba tengah menjalani masa isolasi.
Sementara itu, menyusul jenis singa afrika yang dijadwalkan tiba pada September ini.
Harimau benggala tersebut didatangkan dari Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat (Jabar). Usianya sekitar satu tahun delapan bulan.
Sedangkan singa afrika didatangkan dari Faunaland Ancol, Jakarta. Usianya sekitar empat tahun berjenis kelamin jantan.
Upaya yang dilakukan tersebut bertujuan sebagai upaya pelestarian serta menambah koleksi. Dengan harapan, menambah wawasan dan meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat.
Selain mendatang harimau dan singa, Taman Rimba Jambi mengirim tiga ekor tapir (Tapirus indicus) sebagai bentuk kerja sama antarlembaga konservasi.
Tapir tersebut dikirim ke Buperta Cibubur, Fauna Land Ancol dan Lembang Park and Zoo. Tiga tapir tersebut semuanya berjenis kelamin betina.
