Jambi (ANTARA) - Kepolisian daerah (Polda) Jambi bersama pihak terkait lainnya perlu melakukan deteksi dini dan menyusun langkah strategi dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Hal itu disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar usai memimpin apel gelar pasukan dalam rangka tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang berlangsung di Mapolresta Jambi, Rabu.
Hadir pada gelar pasukan itu Korem 042/Gapu Jambi, para pejabat utama Polda Jambi, BMKG Provinsi Jambi, BPBD Provinsi Jambi, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Kwarda Provinsi Jambi.
Sinergi lintas sektor ini menjadi langkah strategis dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja.
Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menekankan pentingnya deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana melalui kolaborasi bersama BMKG dan stakeholder lainnya.
"Deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi bersama BMKG dan seluruh pihak terkait dan pastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta logistik pendukung, sehingga dapat segera digerakkan kapan pun diperlukan," kata Kapolda Jambi.
Selain itu, Kapolda Jambi juga menginstruksikan agar personel dan peralatan penanggulangan bencana selalu berada dalam kondisi siap digerakkan.
"Respons cepat dan tepat adalah kunci dalam penanganan bencana. Laksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh empati dan profesional, guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat," pesan Kapolda.
Irjen Pol Krisno H Siregar menegaskan bahwa respons cepat dan tepat adalah kunci dalam penanganan darurat bencana, mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, pemulihan psikologis masyarakat terdampak, hingga rehabilitasi infrastruktur dan sosial ekonomi.
“Selamat bertugas bagi para personel yang terlibat, tetap jaga kesehatan, semangat, dan apa yang kita lakukan ini semata-mata demi menjaga keselamatan masyarakat,” tegas Kapolda Jambi.
Usai pelaksanaan apel, Kapolda Jambi bersama forkopimda melakukan pengecekan peralatan (sarana dan prasarana) apakah dalam keadaan baik dan siap untuk digerakkan apabila terjadi bencana di wilayah Provinsi Jambi.
