Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jamji terus mengalami peningkatan, saat ini ada empat dapur sudah beroperasi, bahkan dalam beberapa bulan ke depan jumlahnya diproyeksikan bertambah.
Kepala Bidang Pemerintah dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Roby Saputra di Muara Bulian, Kamis, mengatakan bahwa dapur MBG tersebut akan menjadi tujuh unit seiring dengan pembangunan dapur baru.
"Ada empat dapur yang telah beroperasi, tiga unit proses pembangunan melalui dan empat di rencanakan akan dibangun beberapa wilayah,"katanya.
Untuk tiga unit dapur MBG dalam proses pembangunan akan dimulainya di tiga lokasi Kelurahan Pasar Baru (Kecamatan Muara Bulian), Kelurahan Jembatan Mas (Kecamatan Pemayung) Desa Ladang Peris (Kecamatan Bajubang).
"Pembangunan dapur MBG itu akan di bangun yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN),"katanya.
Selain itu, Roby menambahkan bahwa regulasi terbaru memperbolehkan satu dapur melayani lebih dari 2.000 penerima manfaat asal memiliki chef bersertifikasi.
"Jika dapur memiliki chef yang telah bersertifikat, kapasitasnya dapat melebihi 2.000 orang. Bila tidak, batas maksimal tetap 2.000,” katanya.
Hal ini membuka peluang bagi dapurdapur di daerah berpenduduk padat untuk meningkatkan skala layanan tanpa menambah jumlah unit.
Kebutuhan ideal dapur MBG di Kabupaten Batang Hari diperkirakan mencapai 33 unit, sehingga masih ada ruang besar untuk ekspansi.
Dengan dukungan dana APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum pada 2025, serta komitmen pemerintah daerah, program MBG diharapkan tidak hanya menambah jumlah dapur, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi bagi ribuan anak sekolah dan warga setempat.
