Jambi (ANTARA) - Pengurus Klenteng Leng Chun Keng, Jambi melaksanakan kegiatan bersih-bersih altar dan memasang lampion sebagai bagian dari rangkaian persiapan tahunan menyambut Tahun Baru Imlek.
"Kami membersihkan patung-patung, altar, dan tempat dupa yang digunakan umat untuk bersembahyang. Seluruh area utama klenteng ditata kembali agar terlihat lebih rapi dan nyaman," kata pengurus Klenteng Leng Chun Keng Atok saat ditemui di Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Jambi, Kamis.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana ibadah yang bersih dan khidmat dalam menyambut Tahun Baru Imlek.
Pihaknya juga melakukan rangkaian persiapan dengan memasang lampion di sejumlah sudut klenteng.
Lampion berwarna merah digantung untuk menambah suasana semarak dan menciptakan nuansa perayaan yang lebih meriah.
Pemasangan hiasan tersebut menjadi bagian penting dalam tradisi Imlek karena melambangkan harapan, kebahagiaan, dan keberuntungan di tahun yang baru.
"Kami berharap perayaan Imlek tahun ini membawa kemajuan bagi Indonesia dan seluruh umat serta mendoakan agar masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, kedamaian, dan kelancaran rezeki sepanjang tahun," kata Atok.
Tahun Baru Imlek merupakan perayaan paling penting bagi masyarakat Tionghoa yang telah mengakar dalam budaya Nusantara sejak kedatangan komunitas Tionghoa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Hal itu menjadikan wujud akulturasi antara budaya Tionghoa dan masyarakat setempat yang turut memperkaya keberagaman budaya di Kota Jambi.
Perayaan Imlek menandai pergantian tahun berdasarkan kalender lunar yang dirayakan dengan berbagai tradisi khas sebagai simbol kegembiraan dan harapan.
Sekaligus memperkuat ikatan antaranggota komunitas Tionghoa serta menjadi momentum untuk menjaga nilai-nilai kekeluargaan dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan.
