Jambi (ANTARA) - Jadwal operasional mode transportasi digital Koja Trans di Kota Jambi berubah karena dampak dari wabah Virus Corona (COVID-19).
"Sejak pandemi COVID-19 mewabah jadwal operasional Koja Trans atau capsule bus diubah agar menyesuaikan arahan dari pemerintah," kata Product Manajer Capsule Bus MDT Adi Djati di Jambi, Kamis.
Sebelumnya operasional Koja Trans dimulai dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Namun sejak wabah COVID-19 tersebut, jam operasional di ubah dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan jumlah penumpang Koja Trans. Hal itu karena warga tidak lagi banyak yang melakukan aktifitas di luar rumah mengikuti instruksi dari pemerintah. Selain itu dirumahkannya pelajar turut menyebabkan menurunnya penumpang Koja Trans. Meski demikian pihak Koja Trans tetap melakukan tugasnya mendukung transportasi Kota Jambi.
"Harapannya wabah COVID-19 ini cepat berlalu, dan jam operasional kita bisa berlaku normal kembali," kata Adi Djati.
Selain itu, Pandemi COVID-19 tersebut turut mempengaruhi uji coba mode transportasi berbasis digital pertama di Indonesia tersebut. Karena Koja Trans tersebut baru saja di luncurkan pada akhir tahun 2019. Harapannya Koja Trans tersebut dapat menjadi solusi bagi kepadatan dan kemacetan di kota kota besar di Indonesia.
Sementara itu, menurut salah seorang supir Koja Trans Tumiran, mulai menurunnya jumlah penumpang tersebut sejak dirumahkan-nya pelajar di Kota Jambi.
"Kalau pagi itu biasanya banyak pelajar yang naik, sejak di rumahkan sudah tidak ada lagi pelajar yang naik Koja Trans," kata Tumiran.
Karena sebagian besar penumpang dari Koja Trans tersebut merupakan anak-anak dan pelajar. Meski tidak sedikit warga lainnya yang memanfaatkan transportasi Koja Trans tersebut. Namun dengan dirumahkan-nya pelajar penurunan penumpang Koja Trans menurun cukup drastis.
