Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi memastikan program strategis dari pemerintah pusat mulai dari koperasi merah putih, makan bergizi gratis hingga sekolah rakyat berjalan sesuai harapan dan berdampak langsung bagi masyarakat penerima manfaat di provinsi itu.
"Provinsi Jambi terus berusaha mendukung dan menyukseskan program prioritas nasional, terutama MBG, koperasi, sekolah rakyat dan ketahanan pangan. Kita terus berusaha melaksanakan dengan baik," kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi, Selasa.
Ia menjelaskan, hingga awal Januari 2026, Provinsi Jambi telah mendirikan 125 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), dengan rincian 115 unit di bangun oleh mitra dan sisanya (10) unit didirikan oleh pihak kepolisian.
Dari jumlah itu, total sasaran penerima mencapai 305.640 orang dengan rincian 11.318 orang bagi kelompok balita, ibu hamil dan menyusui. Sebanyak 248.359 orang bagi kelompok akademik dan kesehatan, meliputi siswa sekolah, tenaga kependidikan dan kader posyandu.
Lanjut dia, khusus capaian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dari target 1.585 KDMP telah dibentuk di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi sebanyak 1.085 koperasi telah memiliki gerai, sisanya sebanyak 500 unit koperasi belum memiliki gerai.
Dalam mengawal program koperasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan dukungan dengan mengadakan pelatihan kompetensi bagi pendamping pengurus koperasi.
Selain itu, khusus program sekolah rakyat (SR) tahun ini pemerintah tengah membangun dua SR, masing-masing di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan menggunakan dana sebesar Rp446,4 miliar. Di sekolah itu dipastikan rampung dan bisa di gunakan pada 2026.
Selain itu, gubernur menilai program ketahanan pangan di Jambi telah berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan peningkatan luas tanam dan hasil panen selama 2025.
Sepanjang 2025 mencatat total luas panen padi mencapai 8,7 ribu hektare. Alami peningkatan sebesar 19 ribu hektare (30,9 persen) di banding luas tanam 2024 lalu.
Sedangkan produksi padi 2025 diperkirakan mencapai 366,54 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 85,52 ribu ton (30,43 persen) dibanding 2024.
Total produksi beras 2025 diperkirakan mencapai 212,03 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 49,47 ribu ton (30,43 persen) dibanding 2024.
"Kita terus mendukung dan maksimalisasi program-program ini di Provinsi Jambi, selain sebagai wujud sinergi pusat dan daerah, juga untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah," tutup Al Haris.
