Jambi (ANTARA) - Bupati Merangin, Jambi, M Syukur meminta masyarakat di daerah itu agar tidak mudah diadu domba yang dapat merusak persatuan dan kesatuan.
"Jangan mudah diadu domba, difitnah dan sebagainya oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab demi persatuan masyarakat," kata Bupati Merangin M Syukur di Bangko, Kabupaten Merangin, Senin, usai pelaksanaan shalat Idul Fitri 1446 H.
Syukur menegaskan pentingnya menjaga silaturahim, karena saat ini isu-isu negatif dengan mudah dapat berkembang melalui media sosial.
"Tanpa kita telaah lebih jauh sehingga bisa menjadi perdebatan dan munculnya perpecahan," katanya.
Kabupaten Merangin, jelas bupati, tidak bisa hanya dibangun oleh unsur pemerintah saja, tetapi butuh kebersamaan masyarakat mengambil peran dalam membangun Kabupaten Merangin.
‘’Mari bersama-sama dengan niat tulus dan ikhlas, kita bersama bertekat membangun Kabupaten Merangin menuju terwujudnya Merangin Baru 2030,’’ katanya.
Kepada seluruh masyarakat, dia mengingatkan agar menjaga rasa memiliki daerah dan memiliki tanggung jawab bersama membangun Merangin.
‘’Kita lihat Pasar Baru Bangko selalu dipenuhi sampah yang berserakan, untuk itu butuh kesadaran masyarakat agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya. Pastikan juga lingkungan kita selalu bersih, karena kebersihan itu sebagian dari iman,’’ kata Bupati.
Sementara itu, pada Idul Fitri 1446 H Pemkab Merangin menggelar shalat bersama di Masjid Baitul Makmur Merangin.
‘’Mohon maaf lahir dan batin kepada bapak dan ibu sekalian, banyak hal-hal yang mungkin menyinggung bapak dan ibu sekalian. Bila saya ada salah ucap atau salah dalam bertindak, mohon untuk dimaafkan,’’ terangnya.