Jambi (ANTARA) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi memprediksi kenaikan jumlah penumpang pengguna bus di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi, berkisar 14 sampai 20 persen selama arus mudik 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala BPTD Kelas II Jambi Benny di Jambi, Rabu, mengatakan kenaikan jumlah kendaraan atau bus antara empat sampai lima persen dibandingkan 2024.
Selama tiga hari ke belakang, tercatat setidaknya sudah ada lebih dari 85 kendaraan per hari khusus asal tujuan. Jika ditambah dengan kendaraan transit mencapai 90 sampai 100 bus per hari yang melintasi Terminal Alam Barajo.
Adapun jumlah penumpang keberangkatan di Terminal Alam Barajo pada periode lebaran 2024 mencapai 12.574 orang. Sedangkan, untuk keberangkatan bus 3.959 unit dan kedatangan 3.866 unit.
Benny menambahkan Pengawasan Angkutan Lebaran dilakukan dengan menerapkan inspeksi keselamatan jalan atau Rampcheck di terminal tipe A terhadap bus yang akan beroperasi yang melaksanakan rampcheck dari tanggal 13 Februari 2025 sampai dengan 24 Maret 2025 sebanyak 2.536 kendaraan dengan rincian 1.801 izin
operasional, 631 peringatan/perbaiki dan 104 kendaraan dilarang operasi/tilang.
Pemberian peringatan dan/atau larangan operasi menjadi suatu tindakan yang diambil
terhadap kendaraan yang ditemukan melanggar ketentuan.
Pada kendaraan yang tidak layak jalan itu, kata dia, jika memang dianggap membahayakan dan belum tercapainya pemenuhan persyaratan teknis dan lainnya, maka tidak ada diberangkatkan.
Pihaknya juga melakukan pemeriksaan kepada kesehatan pengemudi memastikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang.
Terkait kondisi terminal, dia mengatakan saat ini berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan penumpang sudah tersedia salah satunya salah fasilitas ibadah masjid yang representatif.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan
Kementerian Agama terkait peruntukkan masjid-masjid besar di sepanjang jalur mudik yang juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi istirahat atau rest area.