Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi melalui Dinas Pangan, Pertanian dan perikanan (PPP) kembali mendatangkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Sebelumnya, keberadaan beras subsidi pemerintah dengan merek stabilisasi pasokan dan harga pangan semakin sulit ditemukan di pasaran.
Plt Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan perikanan (PPP) Anfardiyus di Muara Bulian, Rabu, mengatakan bahwa saat ini beras SPHP itu sudah mulai datang pada hari Senin kemarin.
"Ya beras itu sudah kita terima pada hari Senin (28/7) dan juga sudah disebarkan ke beberapa tempat,"katanya.
Penyebaran beras merek SPHP di Batang Hari ini tersebar di beberapa tempat yaitu pasar tradisional dan juga Lapas Muara Bulian. Namun untuk di pasar itu terbagi dua lokasi yaitu pasar khusus jual beras dan swalayan.
Sementara itu, untuk di kios pangan dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan beras SPHP yang diterima ada sebanyak 2 ton dengan berat 5 kilogram, selain itu ada juga minyak kita sebanyak 420 liter dalam kemasan satu liter.
Untuk harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tersebut satu karung sebesar Rp61.000 dan minyak kita Rp15.500 satu liter.
Dapat diketahui, beras SPHP itu saat ini masih terus menjadi pilihan utama masyarakat karena harganya yang terjangkau.
Dalam pembelian ini, ada batasan yang pihak kami lakukan, dimana masyarakat yang membeli di kios pangan satu Kartu Keluarga (KK) hanya mendapatkan dua karung beras dan dua minyak Kita.
