Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan SMA Garuda sebagai model baru sekolah unggulan nasional untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas.
Dalam peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang diikuti secara daring melalui Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa, Presiden Prabowo menyebut bahwa SMA Garuda akan menjadi pelengkap dan penguat sistem pendidikan unggulan yang selama ini telah dijalankan oleh SMA Taruna Nusantara.
"Kita akan membentuk, sasarannya 20 tambahan yang kita beri nama SMA Garuda," ujar Prabowo.
Menurut Presiden, SMA Garuda dirancang sebagai sekolah unggulan dengan filosofi yang sejalan dengan SMA Taruna Nusantara, yakni menjaring putra putri terbaik bangsa untuk dibina secara intensif agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki karakter kepemimpinan yang kuat.
Pembentukan SMA Garuda sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo untuk menghadirkan satu sekolah unggulan di setiap provinsi.
Selain itu, pembentukan sekolah tersebut juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam membangun peradaban bangsa.
Presiden menekankan bahwa kemajuan suatu negara sangat bergantung pada kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagaimana yang telah dilakukan oleh negara-negara maju.
"Wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara. Dari pengamatan kita kepada negara-negara yang berkembang pesat, bahkan dengan negara-negara yang sudah jauh pembangunannya, peradabannya, terdapat mungkin di atas 100 sekolah-sekolah semacam ini," kata Prabowo.
Kepala Negara juga menekankan bahwa SMA Garuda tidak hanya menitikberatkan pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak dan kepribadian.
