Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Al Haris mengimbau kepala daerah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi untuk melirik dan menggali sumber pendapatan baru, termasuk di sektor luar pajak guna mendukung peningkatan pendapatan asli daerah.

"Kita harus menggali potensi yang ada sebagai peluang untuk sumber pendapatan baru di luar sektor pajak. Provinsi saja tahun depan potensi belanja daerah turun sekitar satu triliun rupiah," kata Al Haris di Jambi, Jumat.

Gubernur mengingatkan, tahun depan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Provinsi Jambi terancam turun karena pengalihan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU).

Pemerintah daerah tidak lagi menerima transfer dana pusat melalui anggaran DAK, termasuk penurunan jumlah penerimaan DAU, tentu hal tersebut akan berpengaruh terhadap roda pembangunan daerah.

Justru itu, kata gubernur, Pemerintah Provinsi Jambi, tengah mencari peluang untuk pendapatan lain seperti dana bagi hasil sektor kelapa sawit dan turunannya untuk menggenjot penerimaan asli daerah.

Termasuk di dalamnya memanfaatkan peluang sektor pertambangan, seperti pengolahan sumur minyak rakyat sebagai peluang baru sumber penerima bagi Provinsi Jambi.

Langkah yang sama mesti dilakukan bupati dan wali kota, mencari solusi kekurangan potensi pemasukan daerah.

Menurut dia, peluang di sektor pajak masih terbuka dengan memaksimalkan UPTD Samsat diperdayakan betul untuk pungut pajak.

Terkait daerah di Provinsi Jambi punya kendaraan cukup banyak, sehingga itu satu peluang untuk tingkatkan PAD.

Persoalannya, kata gubernur, jangankan kendaraan swasta, Pemda saja (kendaraan dinas, red) banyak juga yang tidak membayar pajak.

Ia meminta pemerintah kabupaten dan kota melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) memaksimalkan potensi di sektor pajak kendaraan bermotor di wilayah masing-masing.

Selain itu, gubernur mengimbau kepada masyarakat dan pengusaha angkutan, memiliki rasa kesadaran untuk melakukan pembayaran pajak tepat waktu, sebagai bentuk partisipasi membantu meningkatkan pendapatan daerah di sektor tersebut.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026