Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyalurkan bantuan pupuk dan pestisida dalam upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Perkebunan dam Peternakan Kabupaten Batang Hari Roni Windarsyah di Muara Bulian, Jumat, mengatakan bahwa penyaluran pupuk dan pestisida itu langsung dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) ke kelompok tani.
"Bantuan pupuk dan pestisida tersebut melalui anggaran Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP),"katanya
Pupuk yang disalurkan terdiri dari beberapa jenis, yaitu pupuk borate mahkota fortilizer sebanyak 1.575 kg, dolomit M-100 galatta dengan jumlah 22.350 kg, urea nitrea sebanyak 25.400 kg, pupuk kcl/mop mahkota fertilizer sebanyak 23.100 kg, pupuk TSP Mahkota Fertilizer dengan jumlah 19.250 kg, dan herbisida 486 SL sebanyak 125 liter.
Bantuan tersebut dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil kelapa sawit sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Untuk bantuan itu berdasarkan permohonan, proposal dari Kelompok Tani yang memiliki sawit dengan umur di atas empat tahun dan permohonan diajukan secara online aplikasi BPDP dengan melengkapi persyaratan yang diminta.
Setelah berproses dan mendapatkan rekomendasi teknis bantuan pupuk itu disalurkan langsung dari ditjenbun kepada petani secara bertahap.
"Ini bukan pupuk subsidi, tapi pupuk gratis untuk petani, berdasarkan permohonan petani melalui kelompok tani ke BPDP," ujarnya.
Sementara itu, setiap kelompok tani wajib melakukan pengajuan dengan mempunyai lahan minimal 50 hektar dan 20 anggota kelompok tani.
"Nantinya ketua kelompok tani yang menyalurkan ke anggota sesuai jumlah pengajuan permohonan maksimal empat hektar per anggota kelompok tani," tutupnya
