Jambi (ANTARA) - Kantor wilayah Kementeriqn hukum (Kemenkum) Jambi membekali para para legal, bertujuan mencetak agen edukasi hukum yang kompeten untuk memperluas akses bantuan bagi masyarakat di Provinsi Jambi.
Kemenkum Jambi resmi menutup pelatihan paralegal gelombang II pada Rabu (11/2/2026), setelah semua rangkaian dilewati secara intensif.
Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi Jonson Siagian, menyampaikan para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan teoritis, tetapi juga kesiapan praktis.
Ia berharap para paralegal mampu menjadi motor penggerak kesadaran hukum di lingkungannya masing-masing.
"Peserta diharapkan mampu memberikan informasi hukum yang benar serta membantu masyarakat memahami hak dan kewajibannya secara profesional," ujarnya dalam sambutan penutupnya.
Selama pelatihan intensif, narasumber menekankan bahwa paralegal memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dengan layanan bantuan hukum.
Selain memahami mekanisme hukum, mereka dituntut memiliki kemampuan komunikasi, empati, dan integritas agar pendampingan berjalan efektif.
Di lapangan, paralegal juga didorong untuk mampu menyelesaikan masalah secara nonlitigasi dan beradaptasi dengan dinamika sosial.
Oleh karena itu, sinergi antara paralegal, organisasi bantuan hukum (OBH), dan pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam memperkuat akses keadilan.
Pihaknya berharap melalui penutupan gelombang kedua ini, Kanwil Kemenkumham Jambi optimistis akan lahirnya paralegal yang berintegritas.
"Langkah ini menjadi wujud nyata upaya berkelanjutan kementerian dalam menghadirkan layanan hukum yang mudah diakses dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Jambi," ujarnya.
Pewarta: Rilis/Melli AndaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026