Jambi (ANTARA Jambi) - Dua anak balita warga Perumahan Alamanda, Kelurahan Lingkar Selatan, Kota Jambi, meninggal dunia akibat serangan penyakit demam berdarah dongue (DBD).
Menanggapi hal itu, Wali Kota Jambi Sy Fasha, Selasa, memerintahkan Dinas Kesehatan setempat segera melakukan pengasapan (fogging) menyusul meninggalnya dua orang balita di Kota Jambi akibat DBD.
"Saya sudah dapat info tentang kematian dua anak balita di Perumahan Alamanda. Saya sudah ke sana dan segera perintahkan Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging," katanya.
Menurut Fasha, masyarakat jangan lagi berspekulasi ketika mendapati anak atau keluarganya yang panas tinggi, segera dibawa ke rumah sakit.
"Jangan berspekulasi, jangan tunggu besok, segera bawa ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat, sebab kita tidak tahu apa penyakitnya, tapi harus ambil tindakan segera," tegas Fasha.
Ia juga mengimbau masyarakat agar prokatif menjaga lingkungan dan membasmi sumber-sumber nyamuk demam berdarah.
Wali Kota mengaku Pemkot Jambi tidak bisa memberantas nyamuk demam berdarah tanpa adanya kerja sama dengan masyarakat.
"Nyamuk penyebab DBD ini unik, dia tidak hidup di tempat yang kotor, tapi di tempat yang bersih, karena itu harus wapada dan segera sebarkan abate di tempat-tempat penampungan air. Minta abate ke Puskesmas, gratis semua," katanya.
Fasha mengatakan, sebenarnya Dinkes ada program pembasmi jentik berkala, namun tim yang ada jumlahnya terbatas sehingga kewalahan menghadapi persoalan tersebut.
"Jumlah rumah di Jambi ini terlalu banyak, dan petugas kita sedikit," katanya.
Soal maraknya kasus DBD saat ini, bahkan telah menyebabkan dua orang meninggal, Fasha menjelaskan dalam waktu dekat akan mengumpulkan Kabid Penyakit Menular dan yang menangani DBD dari Dinkes Kota Jambi.(Ant)