Jambi (ANTARA Jambi) - Badan Pusat Statistik (BPS) Jambi mencatat nilai ekspor melalui pelabuhan di Provinsi Jambi pada Juni 2015 mengalami kenaikan 10,76 persen dibanding Mei yaitu dari 90,19 juta dolar AS menjadi 99,90 juta AS.
"Penyebab utama kenaikan ekspor Provinsi Jambi pada Juni 2015 adalah naiknya transaksi sektor industri," kata Kepala BPS Jambi, Yos Rusdiansyah, di Jambi Senin.
Sampai dengan Juni lalu, kelompok industri menyumbang kontribusi terbesar terhadap total ekspor melalui pelabuhan di Jambi sebesar 65,27 persen, diikuti pertambangan sebesar 27,23 persen dan pertanian sebesar 7,50 persen.
Bila dirinci menurut komoditi, kelompok industri didominasi oleh karet dan olahannya 28,29 persen, minyak nabati 15,18 persen dan komoditi kertas/pulp sebesar 19,77 persen.
Total ekspor asal Jambi pada Juni mengalami kenaikan sebesar 2,49 persen. Ekspor melalui pelabuhan Jambi naik 10,76 persen sedang yang melalui pelabuhan luar Jambi turun sebesar 3,27 persen.
Secara kumulatif Januari hingga Juni 2015 mengalami penurunan sebesar 30,28 persen. Dimana penurunan melalui pelabuhan luar Jambi 41,28 persen dan yang melalui pelabuhan Jambi turun 0,02 persen.
Secara umum nilai ekspor melalui pelabuhan di Provinsi Jambi pada Juni 2015 ke beberapa negara utama mengalami kenaikan. Pertambahan ekspor dapat diamati ke beberapa negara seperti Malaysia, Cina, Amerika, Australia dan Belgia sedangkan ekspor Jambi ke negara yang mengalami penurunan seperti ke Jerman, Perancis, Taiwan dan Thailand.
Perkembangan ekspor ke lima negara tujuan utama dan komoditi utama yang diekspor ke negara tersebut. Ekspor terbesar ke Thailand pada Juni dalam bentuk migas dan minyak nabati.
Komoditi ekspor lainnya ke empat negara tujuan utama selain minyak nabati dan pulp atau kertas adalah karet olahan, batubara dan kayu lapis. (Ant)
