Muaro Jambi (ANTARA) - Program Studi (Prodi) Psikologi Universitas Jambi (UNJA) diawal 2026 mencatatkan pencapaian rangking tiga di Sumatera dan masuk 20 besar nasional pemeringkatan EduRank 2025.
"Psikologi UNJA berhasil menembus 20 besar jurusan psikologi terbaik di Indonesia serta meraih peringkat ke-3 terbaik di Pulau Sumatera, dimana prestasi ini menjadi simbol konsistensi dan keseriusan dalam menjaga mutu akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat," kata Humas UNJA Tri Imam Munandar, di Jambi Senin.
Capaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui budaya akademik yang sehat, kolaboratif, dan terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu psikologi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Psikologi UNJA menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, baik dari sisi kualitas pembelajaran, peningkatan produktivitas penelitian dosen dan mahasiswa, maupun penguatan jejaring kerja sama di tingkat nasional hingga internasional.
EduRank sendiri dikenal sebagai lembaga pemeringkat global yang menilai perguruan tinggi dan program studi berdasarkan berbagai indikator penting, seperti kinerja penelitian, dampak publikasi ilmiah, reputasi akademik, serta kontribusi keilmuan di tingkat nasional dan internasional.
"Masuknya Psikologi UNJA dalam jajaran program studi unggulan nasional menegaskan bahwa kerja-kerja akademik yang selama ini dilakukan telah memperoleh pengakuan yang luas dan kredibel," tegas Imam.
Sementara itu Ketua Jurusan Psikologi UNJA, Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia menekankan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hingga dukungan pimpinan universitas.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi hadiah penutup tahun 2025 yang sangat berarti bagi kami. Ini adalah hasil dari proses panjang, komitmen bersama, dan semangat untuk terus belajar serta berbenah. Lebih dari sekedar peringkat, ini adalah wujud kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan psikologi di Universitas Jambi,” katanya.
Pencapaian ini menjadi pengingat untuk terus meningkatkan kualitas. Tantangan ke depan, menurutnya, adalah menjaga konsistensi timbal balik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, khususnya dalam isu kesehatan mental, kesejahteraan psikologis, dan penguatan sumber daya manusia yang berdaya saing.
Pandangan serupa disampaikan oleh Nurul Hafizah, M.Psi., Psikolog, dosen Psikologi UNJA. Ia menilai pencapaian ini mencerminkan iklim akademik yang tumbuh secara sehat dan suportif. Mahasiswa, menurutnya, kini semakin aktif terlibat dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan pengembangan diri yang relevan dengan tantangan zaman.
“Peringkat ini menunjukkan bahwa apa yang kami lakukan di ruang kelas, laboratorium, dan masyarakat memiliki makna serta dampak nyata. Kami berupaya menghadirkan pembelajaran psikologi yang kontekstual, membumi, dan tetap berlandaskan pada standar keilmuan. Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjadi pencari gelar, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Menutup 2025, prestasi Psikologi Universitas Jambi ini menjadi momentum refleksi sekaligus sumber optimisme. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan keinginan, jurusan ini berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu psikologi serta pelayanan kepada masyarakat.
Capaian ini bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat posisi Universitas Jambi di kancah nasional dan global serta capaian ini menjadi refleksi atas kerja kolektif sepanjang 2025 sekaligus pijakan optimisme memasuki 2026.
Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan keinginan, Program Studi Psikologi UNJA berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu psikologi dan pelayanan kepada masyarakat. Prestasi nasional ini bukanlah titik akhir, melainkan langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi serta penguatan posisi UNJA di tingkat dan global.
