Jambi (ANTARA) - Tim mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) berhasil meraih medali emas dalam ajang Lomba Karya Tulis Nasional yang diselenggarakan oleh Inteleksa bekerja sama dengan Universitas Andalas beberapa waktu lalu.
Prestasi tersebut diraih melalui karya esai berjudul “WolFeed" Pakan Ikan Alternatif dari Wolffia untuk Mewujudkan Akuakultur Berkelanjutan”, dengan subtema Pertanian, Peternakan, dan Pangan.
"Inovasi ini dinilai unggul karena menawarkan solusi konkret atas tingginya ketergantungan pakan ikan impor, sekaligus mendorong praktik akuakultur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," kata Humas UNJA, Tri Iman Munandar, di Jambi Rabu.
Tim perwakilan UNJA diketuai oleh Muhamad Dimas Saputra (Ilmu Pemerintahan, Fakultas Hukum UNJA), dengan anggota M. Tegar Sembiring (Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi UNJA), Yuliana dan Tari Aulia Dewi (Agribisnis, Fakultas Pertanian UNJA), serta Erlena Rahmawati (Ilmu Hukum, Fakultas Hukum UNJA).
Melalui esainya, tim UNJA memperkenalkan konsep WolFeed, pakan ikan alternatif berbahan dasar wolffia, tanaman air berukuran mikro yang memiliki kandungan nutrisi tinggi dan mudah dibudidayakan, bahkan pada air limbah kolam ikan. Proses produksi WolFeed yang sederhana memungkinkan pembudidaya ikan memproduksi pakan secara mandiri, sehingga dapat menekan biaya produksi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pakan impor.
Proses persiapan menuju kompetisi nasional tidak berlangsung mudah. Sebagai mahasiswa yang aktif memegang jabatan strategis di organisasi kampus, manajemen waktu menjadi tantangan utama.
Dimas dan tim harus menyatukan persepsi dan menyusun draf di sela kesibukan yang padat. Setelah melalui tahap seleksi dan dinyatakan sebagai finalis, Dimas dan tim mendapatkan dukungan penuh dari universitas, fakultas, dan jurusan untuk memaksimalkan persiapan, mulai dari presentasi media presentasi hingga latihan pemaparan secara berkala.
"Namun, berkat koordinasi yang baik antara universitas dan fakultas, kendala tersebut dapat teratasi. Meski harus bersaing dengan universitas-universitas terbaik di Indonesia, kami tetap optimis dan berusaha memberikan yang terbaik hingga akhirnya berhasil meraih medali emas," kata Dimas mahasiswa yang meraih prestasi medali emas di ajang tersebut.
Tim berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNJA lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan kreativitas, serta membawa nama UNJA ke kancah nasional maupun internasional.
“Jangan biarkan bangku kuliah hanya menjadi tempat duduk dan mendengar. Jadikan setiap kompetisi sebagai panggung untuk membuktikan bahwa kapasitasmu jauh lebih besar dari apa yang kamu bayangkan,” kata Dimas lagi.
Selain kompetisi, kegiatan Lomba Karya Tulis Nasional juga diisi dengan workshop nasional bersama para narasumber kompeten serta field trip wisata edukasi untuk mengenal sejarah dan budaya Minangkabau. Ajang ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.
