Kota Jambi (ANTARA) - Polres Muaro Jambi sempat menahan enam remaja diduga dalang rencana tawuran yang berhasil digagalkan oleh tim Polsek Jambi Luar Kota (Jaluko) dan anggota Satreskrim Polres setempat.
"Diamankan hari Minggu (26/10) dinihari, tiga pemuda diamankan di pasar aurduri penyengat rendah Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dan tiga orang pemuda lagi diamankan seputaran perumahan mewah di Kecamatan Jaluko kabupaten Muaro jambi," kata Kepala Seksi Humas Polres Muaro Jambi, Iptu Saalluudin di Muaro Jambi, Selasa.
Menurut dia, enam remaja yang diamankan masih berstatus pelajar, usianya mulai 14 hingga 17 tahun. Dari hasil penangkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis celurit dan stik golf.
Rencana aksi tawuran dua kelompok tersebut berhasil digagalkan petugas, bermula, saat tim Opsnal Satreskrim Polres Muaro Jambi Bersama Unit Reskrim Polsek Jambi Luar Kota (Jaluko) melaksanakan kegiatan patroli.
Saat patroli berlangsung, petugas menemukan tiga orang pemuda mencurigakan berkendara menggunakan sepeda.
Melihat kejanggalan tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tiga remaja tersebut di Jalan Lintas Sumatera Desa Mendalo Darat Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.
Setelah melakukan pemeriksaan awal, polisi mendapat informasi, bahwa masih ada satu kelompok lain yang menjadi bagian dari mereka menunggu di suatu tempat. Berbekal informasi tersebut, anggota Satreskrim langsung melakukan pengejaran.
Akhirnya kelompok yang dimaksud berhasil di amankan di kawasan pasar Arduri Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanai Kota Jambi beserta barang bukti sebilah celurit dan stik golf.
Dari hasil pemeriksaan lapangan, dua kelompok itu mengaku dari kelompok gengster yang ada di Kabupaten Muaro Jambi. Mereka merencanakan aksi penyerangan ke kelompok lain di wilayah Kota Jambi.
"Saat ini enam pelajar tersebut sudah kita kembalikan rumah masing-masing, untuk dilakukan pembinaan oleh pihak keluarga," kata Kasi Humas.
