Kota Jambi (ANTARA) - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi menularkan ruang belajar dengan menerapkan metode 30 menit bisa baca AlQuran kepada anak binaan di lembaga tersebut.
"Kami sangat berterima kasih atas pendampingan dan perhatian yang diberikan. Semoga praktik metode ‘30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an’ ini dapat menjadi percontohan bagi lembaga-lembaga lain, tidak hanya di Jambi tetapi juga di seluruh Indonesia," kata Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian J Kasogi Surya Fattah di Muara Bulian, Jumat.
Ia menyampaikan program tersebut menjadi bagian penting dari upaya LPKA Muara Bulian dalam membangun karakter, kecintaan pada Al Quran, serta membentuk landasan moral bagi anak binaan.
Ia berharap, pembinaan keagamaan dapat terus berkembang, menghadirkan lingkungan belajar yang inspiratif, dan membuka kesempatan bagi anak binaan untuk memperbaiki diri dengan nilai-nilai AlQuran.
"Terima kasih atas dukungan yang diberikan Ketua TP PKK Provinsi Jambi dan komunitas Gazacqu," katanya.
Salah seorang anak binaan inisial YP (15) turut membagikan pengalaman pribadi karena dalam tempo singkat sudah bisa membaca Al Quran melalui penerapan metode dari Komunitas Generasi Akhir Zaman Cinta Alquran (Gazacqu).
“Saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Ustadzah membimbing kami dengan sabar, dan sekarang saya sudah bisa membaca Al Quran lebih baik dari sebelumnya. Ini mengubah saya,” ujarnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris saat mengunjungi praktik belajar Al Quran di LPKA memberikan apresiasi kepedulian lembaga itu mendidik anak-anak binaan agar bisa membaca Al Quran.
Menurut dia, kunjungan tersebut menjadi dorongan moral bagi LPKA dalam menjalankan program yang telah berlangsung sekitar satu bulan dengan pendampingan pengajar dari komunitas tersebut.
Ia berharap, hasil pembelajaran tersebut terus dipelihara dan diamalkan ketika sudah keluar dari masa pembinaan.
"Saya bangga melihat bagaimana LPKA Muara Bulian memberikan ruang belajar yang positif dan terstruktur. Metode ini terbukti membantu anak-anak memahami Al Qran lebih cepat," ujar Hesnidar.
