Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengalami penambahan agen dalam jaringan distribusi gas LPG di wilayah setempat.
Pada tahun 2025, jumlah agen resmi gas LPG bertambah satu sehingga total agen yang aktif kini mencapai sembilan.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Batang Hari Edi Sabara di Muara Bulian, Rabu, mengatakan bahwa penambahan terus terjadi dan ini juga untuk memastikan ketersediaan gas LPG untuk masyarakat di daerah setempat.
"Untuk 2026 pada bulan Januari belum ada penambahan,"katanya
Penambahan tersebut dilakukan sebagai upaya penguatan stok di lembaga penyalur baik di tingkat agen, pangkalan, maupun sub pangkalan. Hal ini agar pembelian tabung gas oleh masyarakat dapat terlayani dengan optimal dan berjalan kondusif.
Sementara itu, jumlah pangkalan LPG juga mengalami pertumbuhan. Saat ini terdapat 326 pangkalan tersebar merata di setiap kecamatan di Kabupaten Batang Hari, memastikan ketersediaan gas rumah tangga tercukupi.
"Penyebaran pangkalan yang merata telah mengurangi keluhan warga akan kesulitan memperoleh tabung gas terutama LPG 3 kg,"ujarnya.
Untuk itu, penambahan agen ini diharapkan dapat mempercepat layanan kepada masyarakat. Dan juga pemerintah daerah terus memantau kebutuhan di setiap daerah.
"Jika di perlukan penambahan pangkalan akan kita tambah , terutama di wilayah wilayah yang masih mengalami keterbatasan,"katanya
Dengan sembilan agen aktif dan lebih dari tiga ribu pangkalan, pihaknya yakin pasokan gas LPG di BatangHari tetap stabil dan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.
Penambahan satu agen ini menjadi langkah awal bagi Kabupaten Batang Hari untuk memperkuat jaringan distribusi energi bersih, sekaligus mendukung program nasional peningkatan penggunaan LPG sebagai bahan bakar rumah tangga yang lebih bersih dan efisien.
