Jambi (ANTARA Jambi) - Pemerintah Kabupaten Tebo, Jambi, mulai menyalurkan bantuan bibit padi sebanyak 20 ton untuk petani yang tanaman padinya puso akibat banjir di daerah itu.
"Bantuan ini sesuai usul dari petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani totalnya mencapai 20 ton, yang 60 persennya sudah disalurkan," kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tebo Sarjono di Muaratebo, ibukota Kabupaten Tebo, Sabtu.
Bantuan tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Tebo untuk membantu petani yang gagal panen akibat banjir yang melanda sebagian daerah itu selama beberapa pekan terakhir.
Ia menyebutkan, total ada 12 kelompok tani yang mengusulkan adanya bantuan benih padi tersebut. Mekanismenya harus terlebih dahulu diketahui dan dicek oleh petugas penyuluh lapangan (PPL), di antaranya ada di Desa Teluk Rendah Ulu, Desa Teluk Rendah Ilir, Desa Mangun Jayo, Desa Pagar Puding dan Desa Teluk Singkawang.
Diharapkan bantuan benih padi puso akibat bencana banjir tersebut bisa selesai pada Maret 2013.
Sejak awal 2013 banjir hampir melanda seluruh daerah kabupaten/kota di Provinsi Jambi termasuk di Kabupaten Tebo.
Banjir di Provinsi Jambi diakibatkan hujan lebat selama beberapa bulan terakhir di daerah hulu Sungai Batanghari.
Akibat hujan lebat itu Sungai Batanghari dan beberapa anak sungainya meluap dan menggenangi pemukiman warga, fasilitas umum hingga kawasan pertanian dan perkebunan.
Khusus kawasan pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Jambi mencatat sedikitnya 3.000 hektare lahan pertanian di daerah itu terendam banjir dan mengakibatkan gagal panen.(Ant)
