Jambi (ANTARA) - Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi, melaksanakan operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi tindak kriminal dan kenakalan remaja sebagai upaya preventif (pencegahan).
"Operasi KRYD dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kapolres Tanjabtim AKBP M. Kuswicaksono, di Muara Sabak, Jambi, Minggu.
Kegiatan ini digelar berdasarkan maraknya berita aksi kenakalan remaja di kalangan pelajar yang beredar pada media sosial dan media online, dalam rangka antisipasi tindak kriminal dan kenakalan remaja sebagai upaya preventif dalam menjaga Sitkamtibmas wilayah hukum Polres Tanjab Timur agar tetap aman dan kondusif.
Kegiatan patroli KRYD blue light ini dilakukan oleh personel satuan lalu lintas (Satlantas), reserse kriminal (reskrim) di sejumlah titik yang menjadi tempat kumpul para remaja.
"Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi tawuran antarremaja dengan cara mendatangi obyek-obyek yang menjadi titik kumpul para remaja melakukan aksi balap liar dan aktivitas geng motor," katanya.
Remaja yang ditemui di lapangan diberikan pemahaman terkait dampak buruk akibat aksi geng motor dan tawuran seperti yang sedang marak diberitakan akhir-akhir ini.
Dengan patroli sekaligus sosialisasi dari aparat kepolisian,khususnya Polres Tanjabtim, diharapkan dapat menjadikan generasi muda sadar hukum dan lebih baik guna menuju Indonesia Emas.
Pihaknya juga mengimbau para pelajar agar turut berperan dalam menjaga kamtibmas, serta ikut mencegah terjadinya aksi kenakalan remaja seperti tawuran dan geng motor termasuk penyalahgunaan narkoba.
"Generasi muda harus terhindar dari kegiatan negatif, yang dapat merugikan diri sendiri serta orangtua dan keluarga serta masa depan," katanya.
