Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota Jambi, Provinsi Jambi menyalurkan santunan duka berupa uang senilai Rp15 juta kepada keluarga almarhum Syaiful yang menjadi korban peristiwa tembok roboh dalam beberapa waktu lalu.
Wali Kota Jambi Maulana secara langsung menyalurkan bantuan tersebut kepada ahli waris yaitu Diana selaku istri almarhum di Ruang Kerja Wali Kota Jambi, Jumat, guna memastikan bahwa negara hadir untuk masyarakat, terutama dalam masa sulit.
Almarhum Syaiful meninggal dunia pada Minggu (30/3/2025) di Kelurahan Kebun Handil, Jelutung, setelah tertimpa tembok bengkel yang roboh akibat genangan air dari intensitas hujan yang deras.
Bantuan yang diberikan sebesar Rp15 juta bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, sebagai bentuk perhatian negara terhadap warga yang terdampak musibah.
Pemerintah daerah itu juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana kepada keluarga korban, sebagai bentuk perlindungan sosial, sekaligus bantuan moril untuk dapat memberi penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Istri almarhum Diana diketahui kini berjuang sendiri menghidupi keluarga dengan berdagang di Pasar Tradisional Angso Duo Jambi.
Oleh karena itu, pemerintah setempat berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
"Semoga bantuan ini bisa menjadi tambahan modal usaha dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi ini adalah bentuk nyata kehadiran dan kepedulian negara, yang kami salurkan langsung kepada warga yang membutuhkan," kata Maulana.
Pihaknya juga memberikan semangat dan doa agar keluarga almarhum diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan itu.
Suasana semakin haru saat ahli waris, Diana, menyampaikan langsung ucapan terima kasih kepada Wali Kota Jambi Maulana atas kepedulian dan perhatian yang diberikan.
"Terima kasih banyak Bapak Wali Kota Jambi sudah peduli dan hadir langsung untuk keluarga kami. Bantuan ini sangat berarti untuk saya dan anak-anak. Semoga Allah membalas semua kebaikannya," kata Diana.
