Muaro Jambi (ANTARA) - Majelis kode etik untuk ASN Muarojambi bakal memberi sanksi terhadap Agus Riyadi, Camat Sungai Bahar, yang viral karena drumband siswa MTSN 7 Muaro Jambi gagal tampil lantaran sewaktu hendak tampil panitia memutar lagu selamat ulang tahun untuk camat.
"Buntut kejadian tersebut hari ini Agus Riyadi saya panggil guna klarifikasi," kata Sekda Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, Selasa.
Pemanggilan ini merupakan instruksi dari Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Pemanggilan hanya meminta keterangan dan klarifikasi terkait kejadian itu. Meski hanya dimintai keterangan, Sekda berjanji akan memberikan sanksi kepada Camat tersebut namun hingga kini belum disimpulkan sanksi apa yang akan diberikan.
"Bersama majelis kode etik, kita pelajari sanksi yang akan diberikan," kata Budhi.
Setelah mempelajari Perbup itu, nantinya baru bisa diberikan sanksi apa yang pantas untuk diberikan kepada camat tersebut dan dalam dua atau tiga hari kedepan akan ada sanksinya.
Untuk diketahui, sebuah video yang viral dan memperlihatkan kekecewaan pemain drumband saat tampil di ajang HUT RI ke-80 pada Minggu (17/8) di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.
Pemain drumband yang diketahui berasal dari Sungai Bahar itu kecewa lantaran ketika mereka tengah tampil, panitia di panggung utama malah memutarkan lagu selamat ulang tahun dari Jamrud. Panitia seolah tidak menghiraukan adik-adik ini tampil, karena tidak diperhatikan, formasi drumband ini akhirnya membubarkan diri dan sebagian dari pemain menangis.
Dari video yang beredar, mereka terlihat sangat kecewa. Bukan hanya pemain saja yang kecewa, namun warga termasuk orangtua dari anak tersebut juga sangat kecewa. Sebagian warga menyoraki panitia yang tengah asyik berjoget di atas panggung dengan iringan lagu kesayangan mereka.
"Acara HUT kemerdekaan RI kalah dengan acara pribadi aparat nya," kata warga disana.
Warga net yang lain juga memberikan komentar yang tak kalah pedasnya, dimana warga net menilai jika panitia yang menyanyi di atas panggung utama itu hanya mencari perhatian belaka.
"Baru jabat jadi camat sudah sombong, apalagi jadi pejabat di atas itu, " celoteh warga net. Menurut banyak warga net, apa yang dilakukan oleh panitia memang merupakan kesalahan besar.
Mereka tak melihat situasi dan kondisi. Mereka boleh memberikan kejutan kepada atasan, namun harus dilihat dulu bagaimana situasi di lapangan. Jangan sampai ada yang menjadi korban, terutama korban perasaan.
Bupati Muaro Jambi, Dr Bambang Bayu Suseno (BBS) bakal memanggil camat Sungai Bahar untuk menghadap nya di kantor Bupati Muaro Jambi. Insiden yang terjadi saat penampilan grup drumband memeriahkan HUT RI ke 80 di pendopo Unit 4 Kecamatan Sungai Bahar yang berujung menjadi ajang isang tangis akibat ulah panitia pelaksana.
“Sudah saya instruksikan kepada Sekda untuk memanggil camat tersebut untuk mengklarifikasi terkait kejadian ini,” kata Bupati.
Secara pribadi dirinya sangat menyayangkan sekali apa yang telah terjadi. Menurut dia, mereka boleh memberikan surprise kepada camat, namun setelah penampilan berakhir, bukan di tengah penampilan.
