Kabupaten Sarolangun (ANTARA) - Kantor Imigrasi Jambi kenalkan kebijakan platform digital resmi dari pemerintah Indonesia yang mengintegrasikan berbagi layanan kedatangan untuk pelancong internasional dalam satu sistem (aplikasi AII) di Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi.
"All Indonesia adalah wujud dari pelayanan yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada dampak. Keberhasilan layanan keimigrasian bukan hanya ditentukan teknologi, tetapi juga kemitraan," kats Kabid Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Kanwil Ditjenim Jambi, Defenson di Sarolangun, Selasa.
Menurut Defenson, aplikasi All Indonesia merupakan bagian dari langkah transformasi digital layanan keimigrasian yang lebih terpadu, mudah diakses, dan berbasis kolaborasi.
Platform tersebut bukan sekadar alat administrasi, melainkan ekosistem layanan publik terpadu yang dirancang untuk meningkatkan keamanan, kecepatan, dan transparansi layanan.
Kegiatan dengan tema sinergi untuk negeri menuju Indonesia yang inklusif dan berdampak, diikuti oleh 40 peserta dari unsur pemerintahan, penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji, perusahaan pengguna tenaga kerja asing, serta stakeholder strategis lainnya.
Masagus Mochamad Ivans, ketua panitia pelaksana, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan bertujuan memberikan pemahaman teknis dan arah kebijakan baru keimigrasian, khususnya terkait implementasi platform All Indonesia di lingkungan internal maupun eksternal layanan publik.
"Kegiatan ini memperkuat sinergi antara Imigrasi dan stakeholder, meningkatkan literasi kebijakan, serta memperluas pemahaman masyarakat tentang layanan keimigrasian mulai dari paspor, izin tinggal WNA, hingga pencegahan tindak pidana perdagangan orang,"kata Ivans.
Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, mewakili pemerintah daerah, memberikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini penting mengingat mobilitas masyarakat Sarolangun yang tinggi, potensi arus Tenaga Kerja Asing (TKA), serta kebutuhan layanan dokumentasi bagi masyarakat lintas daerah.
Selain itu, Gerry menyambut baik kehadiran layanan Imigrasi di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sarolangun, yang kini memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen paspor.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan keimigrasian sangat penting untuk memperkuat tata kelola mobilitas penduduk, menjaga keamanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Pada sesi inti, Kepala Seksi Tikim Kantor Imigrasi Jambi, Andi Febry Rinaldhi, memaparkan materi mengenai All Indonesia dalam Perspektif Keimigrasian. Materi kemudian dilanjutkan dengan paparan mengenai perkembangan Mall Pelayanan Publik Sarolangun, serta materi dari Bea Cukai yang disampaikan Benny Mauritz Simatupang mengenai keterkaitan layanan kepabeanan dalam ekosistem digital nasional.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan diakhiri dengan menyanyikan Lagu Bagimu Negeri sebagai simbol komitmen bersama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis sinergi.
