Muaro Jambi (ANTARA) - Mahasiswa Program Inovasi Desa (ProIDe) Universitas Jambi (UNJA) melaksanakan pengembangan potensi wisata dan ekonomi desa melalui pendekatan digital di Candi Kedaton, Desa Danau Lamo, Kabupaten Muaro Jambi.
"Kegiatan bertujuan memperkenalkan potensi wisata Candi Kedaton dan Candi Koto Mahligai melalui media sosial dengan menghadirkan narasumber Faris Akbar, praktisi digital dan influencer Jambi, membagikan pengalaman membuat konten visual dan strategi promosi kreatif," kata Humas UNJA Tri Imam Munandar di Jambi, Senin.
Program itu sekaligus membantu masyarakat dan pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan usaha dan potensi lokal dimana kegiatan itu menghadirkan narasumber Faris Akbar praktisi digital dan pemengaruh Jambi yang membagikan pengalaman dalam membuat konten visual serta strategi promosi kreatif melalui media sosial.
Ia mengatakan peserta kegiatan terdiri dari santriwan dan santriwati dari tiga pondok pesantren di Desa Danau Lamo, pelaku UMKM, pemuda-pemudi, perangkat desa, dan masyarakat umum. Kegiatan berlangsung interaktif dan aplikatif, dimana peserta langsung melaksanakan praktik mengedit video menggunakan perangkat sederhana.
Tim mahasiswa ProIDe, lanjutnya, ikut membantu peserta, termasuk meminjamkan ponsel kepada santri yang tidak diizinkan membawa HP di pondok, agar tetap bisa ikut praktik. Pendekatan ini menciptakan suasana pelatihan yang inklusif, hangat, dan menyenangkan.
Setelah sesi utama, menurut dia, tim ProIDe dan narasumber berkolaborasi membuat konten langsung di kawasan wisata Candi Kedaton, sebagai implementasi program utama ProIDe dalam memperkenalkan potensi wisata Desa Danau Lamo melalui media digital.
Sedangkan Dr Nurida Isnaini, selaku dosen pembimbing ProIDe UKM EM UNJA, kata Munandar, memberikan apresiasi pelaksanaan program ini dan memberikan semangat mahasiswa yang telah merancang dan melaksanakan program utama mereka dengan sangat baik dan kegiatan ini tidak hanya melatih masyarakat dalam membuat konten, tetapi juga mengangkat potensi wisata dan UMKM desa secara kreatif melalui media digital.
Selain Candi Muaro Jambi, Desa Danau Lamo juga memiliki Candi Kedaton dan Candi Koto Mahligai, dua situs bersejarah dengan daya tarik unik. Candi Koto Mahligai dikenal dengan pepohonan besarnya yang rindang dan megah.
Candi Kedaton memiliki sebuah sumur tua yang dikenal masyarakat sebagai “air suci”, menjadikannya salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain itu, di Desa Danau Lamo juga terdapat Museum Candi yang besar dan representatif, menjadi pusat edukasi sejarah dan kebudayaan yang memperkaya nilai wisata di kawasan itu.
