Kota Sungai Penuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan arus lalu lintas di Kilometer (KM) 13 Puncak ruas Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menuju Sungai Penuh sudah kembali normal pascalongsor.
Kepastian itu disampaikan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, setelah meninjau kondisi lapangan sekaligus melihat penanganan yang telah dilakukan oleh tim terkait.
"Dengan normalnya kembali akses KM 13 Puncak, aktivitas masyarakat serta mobilitas ekonomi di jalur penghubung Sungai Penuh - Sumbar dapat kembali berjalan lancar," katanya di lokasi, Kamis petang.
Ia menegaskan, kembali terbukanya isolasi jalan yang tertimpa material longsoran berkat gerak cepat petugas gabungan. Material longsor berhasil dibersihkan sehingga jalur kembali dapat dilalui.
Ia memastikan kendaraan roda dua, roda empat, hingga roda enam kini sudah bisa melewati jalan tersebut. Ia juga meminta pengendara agar tetap waspada, mengingat kawasan Puncak merupakan daerah rawan longsor terutama di musim penghujan.
Azhar menegaskan bahwa jalur di KM 13 Puncak adalah akses penting yang menghubungkan Kota Sungai Penuh dengan Provinsi Sumatera Barat. Karena itu, kelancaran dan keamanan jalur ini menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat pentingnya arus transportasi masyarakat maupun distribusi logistik.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim lapangan yang bekerja cepat sehingga akses utama ini bisa segera difungsikan kembali. Pemerintah Kota Sungai Penuh, akan terus memantau potensi longsor dan mengambil langkah mitigasi untuk meminimalisir risiko di wilayah rawan bencana.
