Kabupaten Tanjung Jabung Timur (ANTARA) - Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) Polda Jambi siaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan melibatkan personel gabungan tingkat resort dan sektor (Polsek) untuk mencegah kerawanan selama bulan suci Ramadhan. 

"Tim gabungan dari unsur polisi, TNI, Pemda dan komponen lainnya, karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Ramadhan terdapat dinamika dan potensi kerawanan yang perlu diantisipasi," kata Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra di Muara Sabak, Senin.

Kapolres menjelaskan, sejumlah potensi kerawanan yang menjadi perhatian antara lain meningkatnya aktivitas jual beli (pasar bedug) di sore hari yang kerap memanfaatkan bahu jalan, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan.

Selain itu, aktivitas masyarakat mencari tempat berkumpul dan bersantai setelah shalat tarawih juga dinilai rawan memicu perkelahian, balap liar, hingga konflik antar kelompok. Potensi itu menjadi perhatian serius kepolisian bersama unsur terkait.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polres Tanjab Timur bersama TNI dan pemerintah daerah akan melaksanakan patroli gabungan secara rutin di titik-titik rawan dan pada jam-jam rawan, mulai dari awal Ramadhan hingga perayaan IdulFitri.

Lebih lanjut, Kapolres menyebut pengamanan akan terus ditingkatkan menjelang IdulFitri, khususnya terkait arus mudik dan arus balik. Polres Tanjab Timur juga akan menggelar Operasi Ketupat yang berlangsung menjelang hari raya, dilanjutkan dengan operasi pasca hari raya.

“Harapannya, dengan sinergi semua pihak, situasi kamtibmas di Kabupaten Tanjab Timur tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan IdulFitri dengan aman dan nyaman," jelas Ade Candra.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026