Jambi (ANTARA Jambi) - Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Jambi menambah jam layanan yakni pada Sabtu dan Minggu sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca bagi penduduk di provinsi itu.
"Minat baca di perpustakaan Jambi sepertinya mulai mengalami peningkatan setelah diberlakukannya tambahan hari dan jam layanan," kata Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi Asvan Deswan di Jambi, Jumat.
Sebelumnya Jambi merupakan daerah dengan minat baca terendah se-Indonesia. Karena itu sejak diberlakukannya tambahan jam layanan itu telah terjadi peningkatan jumlah pengunjung dan peminjam buku di perpustakaan, kata dia.
"Biasanya di hari kerja jumlah pengunjung berkisar antara 80 sampai 100 orang. Namun sejak diberlakukannya Sabtu dan Minggu tercatat ada sekitar 150 sampai 200 pengunjung," kata Asvan.
Dia menjelaskan, terhitung Mei 2015 telah terdata sebanyak 7.129 pengunjung yang datang ke Perpustakan daerah Jambi.
Jumlah itu, dia menyebutkan jauh melebihi jumlah pengunjung sebelum diberlakukannya penambahan hari dan jam layanan yang hanya mencapai 5.527 pengunjung. Itu artinya ada kenaikan yang cukup signifikan.
Dia mengungkapkan, sebenarnya minat baca masyarakat Jambi sangat tinggi. Hanya saja mungkin dari beberapa masyarakat terkendala akan waktu dan kesibukan terutama saat hari kerja.
Sehingga atas dasar itulah pihaknya menambah hari dan jam layanan di akhir pekan sebagai salah satu bentuk wujud nyata usaha mereka untuk ikut membantu menyukseskan program pemerintah, yaitu budaya gencar membaca.
Sementara itu, salah satu pengunjung perpustakaan daerah Provinsi Jambi, Erik, mengatakan bahwa suasana dan fasilitas yang disediakan sekarang cukup memuaskan.
"Sekarang suasananya lebih enak, sejuk (ber-AC). Dengan fasilitas dan suasana yang nyaman seperti ini, tentu saja cukup menarik minat pembaca untuk berkunjung ke perpustakaan daerah ini," kata Erik. (Ant)
