Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin, di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, terbakar dan hingga saat ini kebakaran masih terjadi di kawasan tersebut.
Jabatan Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan Bidang Tahura Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Hari Sahlan, Minggu, mengatakan bahwa luas lahan di kawasan tahura itu yang terbakar lebih kurang 15 hektar.
"Ya pada hari ini terjadi kebakaran lagi di tahura pukul 13.00 WIB dengan luas lahan 15 hektar,"katanya.
Namun, pada saat proses melakukan pemadaman api kebakaran tersebut pihaknya mendapatkan kendala yang di hadapi yaitu akses jalan menuju tempat sulit dilalui serta sumber air yang sangat sulit didapatkan.
Ia juga menyebutkan pada saat pemadaman api tersebut ada satu unit mobil tengki dari Manggala Agni dan empat unit sepeda motor jenis trail yang turun langsung ke tempat terjadinya kebakaran.
Menurutnya, penyebab kebakaran yang terjadi di kawasan tahura di Batang Hari tersebut di duga kesengajaan oleh oknum perambahan hutan.
Sementara itu, dapat diketahui ada tiga titik api yang terbakar di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin tersebut. Namun, hanya dua titik api yang dapat terpantau.
Dan untuk satu titik api tersebut yang mana lokasi berada jauh di dalam kawasan sehingga sulit dijangkau petugas untuk melakukan pemadaman.
Saat ini lahan yang terbakar tersebut api masih menyala kecil. Pihaknya akan kembali turun ke lapangan bersama tim Manggala Agni untuk melakukan penyemprotan pendinginan supaya api tidak hidup kembali.
