Kota Jambi (ANTARA) - Provinsi Jambi menargetkan sebanyak 250 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Oktober 2025 sebagaimana yang telah disepakati oleh penyedia, kepala regional dan pemerintahan daerah.
"Dengan harapan 250 SPPG bulan depan sudah beroperasional, semua daerah telah berdiri dapur. Untuk menjangkau satu juta lebih penerima manfaat," kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jambi Johansyah di Jambi, Selasa.
Ia mengatakan proses persiapan dan pembangunan 250 SPPG tersebut dipantau langsung oleh tim satuan tugas pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.
Berdasarkan rincian, SPPG tersebut tersebar di Kabupaten Batang Hari sebanyak 23 bangunan, Bungo 25, Kerinci 19, Merangin 27, Muaro Jambi 32, Sarolangun 23, Tanjung Jabung Barat 22, Tanjung Jabung Timur 5, Tebo 22, Kota Jambi 45 dna Kota Sungai Penuh 7 SPPG.
Johansyah mengatakan penerima manfaat MBG bukan hanya pelajaran, program tersebut termasuk menyasar balita dan ibu hamil.
Provinsi Jambi secara keseluruhan memproyeksikan membangun 389 SPPG. Dari data itu, pemerintah masih kekurangan 87 dapur.
Agar target tersebut bisa terpenuhi, ia mengatakan pemerintah tengah mendorong partisipasi pengusaha membangun dapur SPPG.
Lebih lanjut ia mengatakan untuk mendorong percepatan program tersebut, pemerintah daerah bersama kepala regional SPPG telah menyiapkan aset tanah pemerintah untuk pembangunan dapur yang dibiayai sepenuhnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dari 56 lahan yang diusulkan, menurut dia, berdasarkan pemetaan hanya 21 titik yang layak didirikan dapur sesuai dengan standar kebutuhan lahan, seluas 800M2 hingga 1.000M2(meter persegi)
Berdasarkan data, tercatat 22 SPPG yang telah beroperasi di Provinsi Jambi. Dengan rincian, Kota Jambi 22 dapur, Tanjung Jabung Timur enam dapur, dan masing-masing satu dapur di Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Kota Sungai Penuh.
Sementara itu, hingga September sudah ada 17 SPPG yang siap beroperasi. Menyebar di empat daerah, meliputi Kota Jambi dan Kota Sungai Penuh masing-masing enam dan dua dapur, di tambah Kabupaten Batang Hari dua dapur dan Kabupaten Kerinci empat dapur SPPG.
"Mendagri mengharapkan pemerintah daerah menyiapkan lahan. Dari 56 usulan lahan pemerintah daerah, yang siap dibangun berdasarkan hasil survei 21 titik. Semua dana pembangunan ditanggung oleh BGN," kata Johansyah.
