Jambi (ANTARA) - Dalam rangka memperingati bulan K3 tahun 2025 dan menjaga keberlangsungan produksi serta untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan di bidang fire and explosion serta mengingat pentingnya investigasi kecelakaan kebakaran dan ledakan dilakukan untuk mencari penyebab utama terjadinya suatu kecelakaan.
Selain itu, untuk menentukan dengan tepat tindakan perbaikan yang dilakukan setelah ditemukan fakta sebenarnya dari kecelakaan yang terjadi dan penyebab kecelakaan. SKK Migas PetroChina menggelar Workshop Fire & Explosion Engineering Safety Processing & Production Facility Batch 2 di salah satu Hotel Kota Jambi pada Sabtu (18/1).
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari diikuti kurang lebih 90 peserta dihadiri oleh karyawan PetroChina baik dari level karyawan, supervisor hingga superintendent dari beberapa Depertemen seperti Departemen Production, Fild Asset, Civil Construction, BGP Operation, Maintenance, Fab Shop.
Kemudian ada Field Production Engeineering, Laboratorium, Procurement, Marine, Project, NGF Operation, IT, FPOM, QC dan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Muhammad Fadhil Syafiqri.
Dari Forkompinda ada Damkar Provinsi Jambi M. Islahuddin, BPBD Provinsi Jambi R. Dicky Ramat Toha, BPBD Tanjab Barat Zulfikri, Damkar Tanjab Barat Iswardi, BPBD Tanjab Timur Helmi Agustinus, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanjab Timur Zulfaisyal serta tamu undangan lainnya dengan menghadirkan pemateri Dr.Ir.Adrianus Pangaribuan MT,PFE,CFEI.
Mewakili Field Manager, Health Safety and Environment Superintendent PetroChina International Jabung Ltd Andi Gustawan dalam sambutannya mengatakan workshop ini secara garis besar membahas masalah kebakaran, teori, tipe ledakan dan cara penanganannya.
Menurut Andi kebakaran dan ledakan merupakan bentuk kecelakaan kerja yang memberikan dampak sangat merugikan bagi perusahaan serta karyawan dan masyarakat sekitar yang terdampak akibat ledakan.
Management berharap dengan adanya workshop ini dapat menambah pengetahuan peserta dalam melakukan teknik identifikasi hingga menyusun langkah yang benar agar potensi resiko kebakaran dan ledakan tidak terjadi di lingkungan kerja kita.
Andi Gustawan menjelaskan, tujuan workshop ini di adakan untuk keberlangsungan produksi minyak dan gas di blok Jabung, banyak hal yang bisa di pelajari dalam kegiatan ini di harapka peserta yang ikut dapat membawa pulang dan berbagi pengetahuan dan pemahaman baru yang bermanfaat untuk diri pribadi maupun keberlangsungan perusahaan di tempat kita bekerja.
"Kita tau safety itu tidak hanya berbicara mengenai operasional akan tetapi bicara secara menyeluruh terutama untuk perencanaan yang sifatnya otomatis, safety menjadi hal yang utama termasuk pembahasan mengenai Fire and Explosion yang berkaitan dengan proses safety. Kita membangun K3 tidak hanya operasional tetapi dari sisi proses safety nya." Kata Andi Gustawan.
"Selain di hadiri perwakilan SKK Migas Sumbagsel, kegiatan ini di ikuti oleh karyawan, para supervisor dan superintendent, karena harapan kita memang pengetahuan ini harus terus di didik, di bangun, kegiatan ini merupakan batch dua dari kegiatan sebelumnya yang pernah di lakukan di tahun yang lalu."Tutup Andi Gustawan.
Sementara itu, Senior Fire Safety PetroChina Internaional Jabung Ltd Hardian Citra Dini sekaligus ketua panitia saat memberikan sambutan mengatakan, kegiatan di lakukan secara temu langsung dan secara on line, di moment peringatan bulan keselamatan dan kesehatan kerja sekaligus kegiatan kedua kali nya atau batch dua. Hadir langsung dalam acara hari ini rata rata level kepala bagian atau kepala departemen di PetroChina International Jabung Ltd.
"Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam menghadapi resiko kebakaran dan ledakan serta dengan digelarnya workshop ini dapat memberikan manfaat bagi semua peserta dan membantu keselamatan kerja di tempat kita khususnya di era industri dan sarana untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman,"tutup Hardian.