Kota Jambi (ANTARA) - Kota Jambi menjadi salah satu daerah yang terpilih menerima bantuan bibit cabai dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda).
"Kami menyambut baik arahan tersebut. Pemkot Jambi juga telah mengeluarkan kebijakan perlindungan lahan berdasarkan Perda RTRW Tahun 2013," kata Wali Kota Jambi Maulana saat menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi terkait pemantapan kebijakan penyelenggaraan ketahanan pangan yang digelar Ditjen Otda di Hotel Mercure Jakarta Selatan, Rabu.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari Program Pelajar Bertani, sebuah inisiatif nasional untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis sekolah dengan melibatkan pelajar dalam aktivitas budidaya tanaman pangan.
Menurut dia, langkah itu menjadi momentum penguatan peran daerah serta pemberdayaan generasi muda dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Rakor yang berlangsung selama dua hari itu diikuti sejumlah daerah yang terpilih mendapatkan bantuan bibit cabai dalam Program Pelajar Bertani.
Peserta yang hadir antara lain Wali Kota Jambi, Gubernur Bali, Bupati Subang, Wali Kota Pekanbaru, Wali Kota Makassar, serta pengurus, pendiri dan pengarah Yayasan Swatantra Pangan Nusantara.
Forum tersebut membahas strategi implementasi Program Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah, mulai dari edukasi siswa, kewajiban menanam minimal satu tanaman pangan bagi setiap siswa, hingga pemanfaatan hasil panen untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Pemkot Jambi berencana menggandeng pengembang pemilik lahan tidur untuk dijadikan area praktik pertanian bagi pelajar tersebut.
"Ini ide yang luar biasa dari Dirjen Otda. Kota Jambi siap melaksanakan program ini dan Pemkot Jambi akan menyurati para pengembang yang memiliki lahan tidur agar dapat dimanfaatkan," katanya.
Dirjen Otda juga direncanakan melakukan roadshow ke sejumlah daerah, termasuk Jambi dan Pekanbaru untuk membawa pupuk dan bibit sebagai dukungan bagi daerah.
